Rupiah Diprediksi Menguat ke Rp17.690 Hari Ini, Tapi Tarif AS Masih Membayangi

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SSOL.ID – Rupiah berpeluang menguat hari ini seiring melemahnya indeks dolar AS, meski kemarin sempat ditutup melemah 19 poin ke Rp17.725/US$.

3 Faktor Penggerak Rupiah Hari Ini.

1. Sentimen Positif: AS-Iran Sepakat Damai
AS & Iran capai kesepakatan awal akhiri konflik + buka Selat Hormuz. Harga minyak dunia turun tajam, selera risiko global naik, indeks dolar AS melemah. Ini sentimen positif buat rupiah.

2. Sentimen Negatif: Ancaman Tarif AS 18%
Tekanan rupiah masih ada. AS ancam tarif impor tambahan hingga 18% untuk produk Indonesia setelah investigasi “kapasitas berlebih” selesai. Risiko: daya saing ekspor manufaktur turun, utilisasi pabrik & penyerapan tenaga kerja terdampak.

Baca Juga :  Bank Sumut Salurkan Dana PSR Rp44,5 Miliar untuk Peremajaan Sawit Rakyat di Sumut

3. Tunggu Arah Suku Bunga The Fed

Pasar fokus ke keputusan bank sentral global, terutama Federal Reserve & pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh. Ekspektasi penurunan suku bunga AS tahun ini mulai berkurang karena inflasi belum mereda.

Baca Juga :  Harga Kebutuhan Pokok Naik, Konsumsi Warga Sumut Melambat dan Gunakan Tabungan

Pergerakan Hari Ini:

– Pembukaan 09:21 WIB*: Melemah 28 poin ke Rp17.753/US$
– Pukul 11:08 WIB: Melemah 31 poin ke Rp17.756/US$
– *Pukul 14:27 WIB: Melemah 30 poin ke Rp17.755/US$
– Penutupan 15:28 WIB: Melemah 37 poin ke Rp17.762/US$. Indeks dolar AS menguat tipis ke 96,17

Proyeksi Pengamat: Ibrahim Assuaibi perkirakan rupiah fluktuatif tapi ditutup menguat di rentang Rp17.690 – Rp17.728/US$.

 

Penulis : Red

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bank Sumut Salurkan Dana PSR Rp44,5 Miliar untuk Peremajaan Sawit Rakyat di Sumut
OJK: 200 BPR/BPRS Lagi Proses Merger, 81 Bank Sudah Jadi 24
Ancaman AI “Claude Mythos”, Bank Dunia Siaga Satu. Layanan ATM dan M-Banking Terancam Ditutup
BGN Akan Ubah Skema Insentif Rp 6 Juta per Hari untuk SPPG, Disebut Tidak Adil
Universitas Tjut Nyak Dhien Kembangkan SISPADU, Sulap Limbah Sawit Jadi Pakan dan Pupuk di Langkat
Stok Aman, Bulog Sumut Siapkan 1,2 Juta Liter Minyakita Jelang Stabilisasi Harga
Harga Beras Premium di Sumut Naik
Harga Daging Ayam di Sumut Ambruk, Asahan Paling Murah Rp 23 Ribu per Kg
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:04 WIB

Bank Sumut Salurkan Dana PSR Rp44,5 Miliar untuk Peremajaan Sawit Rakyat di Sumut

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:03 WIB

OJK: 200 BPR/BPRS Lagi Proses Merger, 81 Bank Sudah Jadi 24

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:48 WIB

Ancaman AI “Claude Mythos”, Bank Dunia Siaga Satu. Layanan ATM dan M-Banking Terancam Ditutup

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:52 WIB

BGN Akan Ubah Skema Insentif Rp 6 Juta per Hari untuk SPPG, Disebut Tidak Adil

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:37 WIB

Universitas Tjut Nyak Dhien Kembangkan SISPADU, Sulap Limbah Sawit Jadi Pakan dan Pupuk di Langkat

Berita Terbaru

Berita

DPRD Medan Desak Proyek 9 Ruko Wins Square Dihentikan

Rabu, 12 Agu 2026 - 08:26 WIB