Warga Medan Jadi Korb4n TPPO, Walikota Medan Diminta Usut Tuntas

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (AMPK TPPO) menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (21/1). Aksi itu dilakukan untuk menuntut pengusutan tuntas kasus TPPO yang menimpa NA (17), warga Kota Medan.

Koordinator aksi, Rahmad, menilai kasus tersebut terjadi akibat minimnya lapangan pekerjaan di Kota Medan. Ia menjelaskan, korban berangkat ke Riau dengan harapan bekerja sebagai pelayan kafe.

Baca Juga :  Dugaan Mark Up di UPT Wilayah Barat, Dinas SDABMBK Kota Medan Disorot, PERMADA, " APH Harus Segera Tindak Lanjuti, Periksa Semua Yang Terlibat"

Namun setibanya di sana, korban justru tidak dipekerjakan dan diduga hendak diperjualbelikan kepada pria hidung belang. Menurut Rahmad, kondisi ini mencerminkan lemahnya peran Pemko Medan dalam menyediakan peluang kerja yang layak bagi warganya.

Rahmad juga menyebut pihaknya telah berulang kali menyampaikan persoalan ini kepada Dinas P3APMP2KB Kota Medan, namun tidak mendapat tanggapan. Padahal, korban merupakan anak di bawah umur.

Baca Juga :  Sepekan Pasca Longsor Jalur Tarutung-Sibolga Baru Bisa Dilalui Sampai KM 39 Pagaran Lambung

Dalam aksinya, AMPK TPPO menyampaikan lima tuntutan, mulai dari pembentukan tim khusus DPRD Medan untuk pendampingan hukum dan konseling korban, pembongkaran sindikat TPPO oleh kepolisian, evaluasi kinerja Kepala Dinas P3APMP2KB, pelaksanaan RDP serta pembukaan posko pengaduan, hingga pengiriman tim ke Riau bersama aparat penegak hukum dan korban.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan
Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo
Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat
Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot
Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis
Di Duga Lemah Pengawasan, Proyek Irigasi Rp 588 Jura di Lokkung Raya Simalungun Retak Dini
Proyek Rekontruksi Jalan Dinas PUTR Simalungun Terkesan Asal Jadi
Kejatisu Tahan GM PT Yodya Karya (Persero) Dalam Kasus Dugaan Korupsi Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Tele
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:15 WIB

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:04 WIB

Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:38 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:32 WIB

Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:31 WIB

Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis

Berita Terbaru