Tol Simpang Panei Ditarget Beroperasi Jelang Nataru

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIANTAR, SUARASUMUTONLINE.ID- Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT) yang sempat terputus akibat banjir beberapa waktu lalu terkonfirmasi tidak berdampak pada dua ruas lainnya, seperti Tol Sinaksak dan Simpang Panei yang berada di Kabupaten Simalungun.

Kedua ruas tersebut dilaporkan tetap aman dan tidak mengalami gangguan operasional pascaperistiwa banjir yang melanda sejumlah kawasan di Sumatera Utara.

Meski demikian, pengoperasian Ruas Tol Simpang Panei yang menjadi akses penting menuju wilayah Simalungun dan Siantar belum sepenuhnya dapat dilakukan.

Pihak berwenang menyebut masih menunggu terbitnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca Juga :  Dua Calon Showroom di Medan Disorot, Diduga Bangun Tanpa PBG

“Pengoperasian Ruas Tol Simpang Panei kita targetkan dapat dilakukan pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini, Bang. Namun kita masih menunggu SLO dari Kementerian PU terlebih dahulu,” ujar Senior Staff Corporate Communication PT Hutama Marga Waskita, Hafiz Eko, Selasa (2/12).

Ruas ini menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas di jalur utama Pematangsiantar–Parapat dan Raya, terutama pada periode arus mudik dan libur panjang.

Dengan kondisi cuaca ekstrem yang masih mengintai sejumlah wilayah di Sumut, verifikasi kelayakan struktur jalan tol menjadi bagian dari prosedur wajib sebelum dibuka untuk publik.

Baca Juga :  Maruli Siahaan Gelar Reses dan Temu Ramah di Medan Denai

Lanjut Hafiz Eko, perbaikan di beberapa titik terdampak banjir pada Ruas MKTT terus dikebut sehingga jalur vital itu kembali berfungsi demi menjamin kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.

Dengan target pembukaan jelang Nataru, kehadiran Tol Simpang Panei dinilai dapat menggerakkan perekonomian di kawasan Pematangsiantar dan Simalungun, guna menjawab kebutuhan konektivitas yang lebih efektif di tengah tingginya intensitas perjalanan akhir tahun.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Bantah Keterlibatan dalam Kasus di Cipete dan Sentul
Lapas Kelas IIA Rantauprapat Over kapasitas, 22 Paket Pengadaan TA 2026 Rp. 16 Miliar Dipertanyakan
Inspektorat dan Ombudsman Didesak Segera Periksa Oknum Kepala Dusun III Desa Paya Rengas Langkat
Tak Jawab Konfirmasi Wartawan, Kepsek SMAN 2 Medan Dinilai Abaikan Hak Jawab Publik
Status Hutan Lindung Rugikan Masyarakat Adat dan Untungkan Mafia Tanah
Pemko Medan Bagi Diskon Gede! Tunggakan PBB 1994-2011 Dipotong 75%, Denda Dibebaskan 100%
Warga Aek Ladong Kini Bisa Bersekolah Di MAN 3 Asahan
Antisipasi Konflik, Polisi Cegah Warga Panen Sawit di Lahan HGU PT CSIL Asahan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:52 WIB

Jampidsus Bantah Keterlibatan dalam Kasus di Cipete dan Sentul

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:50 WIB

Lapas Kelas IIA Rantauprapat Over kapasitas, 22 Paket Pengadaan TA 2026 Rp. 16 Miliar Dipertanyakan

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:46 WIB

Inspektorat dan Ombudsman Didesak Segera Periksa Oknum Kepala Dusun III Desa Paya Rengas Langkat

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:18 WIB

Tak Jawab Konfirmasi Wartawan, Kepsek SMAN 2 Medan Dinilai Abaikan Hak Jawab Publik

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:48 WIB

Status Hutan Lindung Rugikan Masyarakat Adat dan Untungkan Mafia Tanah

Berita Terbaru

Editorial

EDITORIAL : Ketika Lembaga Penegak Hukum Saling Berhadapan

Jumat, 10 Jul 2026 - 18:21 WIB