MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan bahwa penyaluran Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kilogram (kg) kepada masyarakat tetap berlangsung aman dan terkendali, meskipun operasional salah satu Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) dihentikan sementara.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa penghentian sementara operasional pengisian LPG di SPPBE PT Citra Tunas Sampurna, Kabupaten Deli Serdang, dilakukan untuk mendukung proses pemeriksaan oleh pihak berwenang.
Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh tim gabungan dari Bareskrim Polri, Kementerian Perdagangan, dan Polres Deli Serdang.
“Pertamina menghormati penuh proses tersebut dan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum serta instansi terkait guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan,” kata Fahrougi, Jumat (21/11).
Untuk memastikan keandalan suplai dan menjaga layanan kepada rumah tangga, UMKM, serta kebutuhan masyarakat lainnya tetap optimal, Pertamina Patra Niaga Sumbagut telah menyiapkan langkah mitigasi.
Langkah mitigasi yang diambil adalah pengalihan suplai pengisian LPG ke SPPBE terdekat yang mulai diberlakukan pada Sabtu (22/11).
Fahrougi menegaskan komitmen Pertamina terhadap standar operasional. Ia menyatakan bahwa seluruh SPPBE wajib menjalankan operasional sesuai standar yang ditetapkan, termasuk aspek Quality & Quantity (QQ).
Sebagai bagian dari sistem pengawasan, fasilitas SPPBE PT Citra Tunas Sampurna juga telah melalui audit independen oleh pihak ketiga, dengan hasil sertifikasi yang menyatakan operasional telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus memastikan kelancaran distribusi LPG 3 Kg dan berkomitmen menghadirkan layanan energi yang aman serta sesuai ketentuan,” ucap Fahrougi.
Penulis : Youlie









