PDIP Sumut Sebut OTT Bupati Langkat “Akrobat Politik KPK” untuk Alihkan Isu Korupsi Besar di Sumut

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID — Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, mengkritik operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim. Ia menyebut aksi itu sebagai “akrobat politik” KPK.

Pernyataan itu disampaikan Sutrisno dalam keterangan tertulis, Jumat, 4 Juli 2026.

Upaya Mengalihkan Perhatian Publik

Menurut Sutrisno, KPK terpaksa menggunakan OTT agar terkesan bekerja. Ia menuding lembaga antirasuah itu tidak berani memanggil ulang nama-nama yang terseret dalam kasus korupsi jalan di Sumut yang hanya berhenti pada terpidana Topan Obaja Ginting.

“KPK juga tidak punya keberanian memanggil dan memeriksa sejumlah nama yang terseret dalam kasus di Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA) Kementerian Perhubungan,” kata Sutrisno.

Ia menilai OTT terhadap Ondim merupakan upaya pengalihan perhatian publik dari “persoalan besar di Sumut”.

Baca Juga :  SAHdaR: Kasus Korupsi di Sumut Tahun 2025 Meroket, Pelaku Didominasi ASN

Menyinggung Proyek Mangkrak di Sumut

Sutrisno membuka kembali sejumlah proyek yang disebut mangkrak, seperti Stadion Teladan, UMKM Gallery USU, basement Lapangan Merdeka yang tergenang, gedung kantor Kejati Sumut hibah Rp95 miliar, hingga ambruknya gedung Kejari Medan.

“Maka fee proyek yang diduga diterima Ondim tidak sebanding dengan dugaan fee yang diterima oleh orang sakti dari proyek-proyek bermasalah di Sumut,” ujarnya.

Ondim Disebut “Tidak Selamat” dari Orang Sakti

Sutrisno juga menyinggung Ondim yang baru saja “dipermalukan” di depan Ketum PAN dan kader PAN Sumut, kini ditangkap KPK. Ia menyebut Ondim akhirnya tidak selamat meski “sekian lama berlindung di bawah kendali orang sakti di Sumut”.

Ia mengungkit kasus dugaan suap ASN PPPK di Langkat dan Mandailing Natal yang menyeret Ondim dan Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution, namun keduanya disebut “selamat” dari pemeriksaan.

Baca Juga :  Dana Desa Tersedot Untuk Bimtek Koperasi Merah Putih

“OTT KPK terhadap Ondim ibarat pepatah kancil di seberang lautan tampak. KPK sengaja buta melihat dugaan korupsi sebesar gajah di pelupuk mata KPK sendiri,” tegasnya.

Sutrisno menilai OTT sudah lama menjadi antiklimaks penanganan korupsi. “KPK secara sengaja menjadikan para tersangka yang terjaring OTT sebagai ‘aktor utama’ demi melindungi pihak lain,” pungkasnya.

Latar Belakang
KPK resmi menahan Ondim pada Sabtu dini hari, 4 Juli 2026. Ia dijerat kasus suap proyek Disdik dan Disperkim Langkat 2025-2026, gratifikasi Rp3,5 miliar, serta kepemilikan platinum 55 keping senilai Rp40 miliar. Pasca-penangkapan, Zulkifli Hasan mencopot Ondim dari jabatan Ketua DPW PAN Sumut.

Penulis : Red

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ikut “Harmoni Emas” PRSU ke-50, Tanjungbalai Promosikan UMKM, Budaya, dan Investasi
Semen Langka di Tanjungbalai-Asahan, Harga Tembus Rp90 Ribu.
Viral Berita UNHAM, Ini Klarifikasi Cicit T Amir Hamzah
PD 14 Sumut Nilai DPP PAN Terlalu Cepat Nonaktifkan Bang Ondim, Minta Hormati Asas Praduga Tak Bersalah
Evaluasi Polres Madina & Tapsel, Komandan Madina Desak Kapolda Bertindak
Menko AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Bangun Kota Tangguh
FWP Gaungkan Wajah Baru PRSU Gagasan Bobby Nasution: Dari Pasar Malam Menuju Etalase Investasi Sumut
Usai di Tahan KPK, Wakil Bupati Langkat Nangis Saat di Wawancara
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:20 WIB

Ikut “Harmoni Emas” PRSU ke-50, Tanjungbalai Promosikan UMKM, Budaya, dan Investasi

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:33 WIB

PDIP Sumut Sebut OTT Bupati Langkat “Akrobat Politik KPK” untuk Alihkan Isu Korupsi Besar di Sumut

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:21 WIB

Viral Berita UNHAM, Ini Klarifikasi Cicit T Amir Hamzah

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:24 WIB

PD 14 Sumut Nilai DPP PAN Terlalu Cepat Nonaktifkan Bang Ondim, Minta Hormati Asas Praduga Tak Bersalah

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:07 WIB

Evaluasi Polres Madina & Tapsel, Komandan Madina Desak Kapolda Bertindak

Berita Terbaru

Editorial

Editorial; Korupsi Masih Belum Usai di Tanah Sumut

Minggu, 5 Jul 2026 - 12:24 WIB