KSAD Akan Bangun Jembatan Aramco Untuk Buka Akses Daerah Bencana

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARASUMUTONLINE.ID – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI Jenderal Maruli Simanjuntak menekankan pihaknya akan mempercepat pemulihan akses di wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera. Dia mengatakan pembangunan jembatan di berbagai titik akan menggunakan jenis aramco.

Hal itu disampaikan Maruli dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh, Minggu (7/12) malam. Saat itu Maruli menyampaikan laporan kepada Prabowo.

Maruli yang juga ditunjuk sebagai Komandan Satgas (Dansatgas) Percepatan Perbaikan Jembatan, memaparkan ada sekitar 318 jembatan yang putus dan akan kembali dibangun menggunakan jembatan jenis aramco.

Baca Juga :  Wings Air Batal Terbang gegara Erupsi Lewotobi, Ini Rute yang Dibatalkan

“Mengenai jembatan tadi 318 (yang rusak), kami sudah koordinasi dengan (Kementerian) PU menggunakan jembatan aramco yang menggunakan ring seperti baja, Pak,” ujar Maruli.

Menurutnya, jembatan aramco dipilih karena proses pembangunannya lebih cepat. Maruli menyebut bahan material jembatan akan segera dikirim dari Jakarta.

Prabowo pun sempat bertanya mengenai lebar jenis jembatan tersebut.

“Aramco yang kayak perusahaan minyak ya? Di Saudi? Ada hubungan apa itu? Punya hubungan apa sama Saudi?” tanya Prabowo berkelakar.

Baca Juga :  Kasasi Ditolak, Razman Arif Nasution Dieksekusi ke Lapas Cipinang Jalani 1,5 Tahun Penjara

“Bisa berapa meter lebarnya?” lanjut Prabowo.

Maruli mengatakan jembatan ini bisa dibangun dengan diameter cukup lebar. “Jembatan besar juga bisa, Pak, ring sampai diameter 5 meter sudah ada, Pak,” ujar Maruli.

Meski begitu, Maruli menjelaskan jembatan aramco akan diutamakan untuk menyambung akses jembatan-jembatan kecil yang terputus.

“Tapi kelihatannya ini kebanyakan kecil-kecil, PakKalau sudah besar pasti mintanya bailey, Pak. Jadi kalau diameter 3 (meter) kita susun itu bisa cukup panjang jadi, Pak. Kami nanti akan memastikan keamanannya dengan Kementerian PU, Pak,” ujar Maruli.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

EMPAT JENDERAL SUDAH DI TETAPKAN JADI TERSANGKA PENYADAPAN
Presiden Prabwo Siapkan Surat Pemberhentian Listyo Sigit
Polri Terapkan Tiga Pasal Terhadap Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
BREAKING: Bareskrim Tetapkan Mantan Kapolri LSP Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
HARI Minta Kapolri Selesaikan Polemik Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Secara Musyawarah
Perumda Tirtanadi Raih Juara Pertama Konten Video Satya JKN Award 2026
Amran Sulaiman Copot 8 Pejabat Bulog dan Bapanas, Buntut Beras SPHP Diduga Dioplos
PPP Sumut di Persimpangan Jalan, Ulama Sebut Pengurus Sumut Termasuk yang Dipecat Kubu Mardiono
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:28 WIB

EMPAT JENDERAL SUDAH DI TETAPKAN JADI TERSANGKA PENYADAPAN

Rabu, 4 November 2026 - 13:00 WIB

Presiden Prabwo Siapkan Surat Pemberhentian Listyo Sigit

Rabu, 4 November 2026 - 12:57 WIB

Polri Terapkan Tiga Pasal Terhadap Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 23:27 WIB

BREAKING: Bareskrim Tetapkan Mantan Kapolri LSP Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo

Senin, 2 November 2026 - 23:03 WIB

HARI Minta Kapolri Selesaikan Polemik Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Secara Musyawarah

Berita Terbaru

Daerah

Jelang Musda KNPI Madina, Panitia Diminta Terbuka

Jumat, 6 Nov 2026 - 10:37 WIB