Menteri Komdigi Salurkan Bantuan Nonkonektivitas untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI menyalurkan bantuan nonkonektivitas untuk Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Komdigi, Meutya Hafid.

Setibanya di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Meutya Hafid langsung memeriksa kesiapan bantuan yang akan diberangkatkan. Ia mengatakan bantuan utama berupa air bersih akan disalurkan secara bertahap.

“Kami sampaikan hari ini akan diberangkatkan secara total 118 mobil tangki air, masing-masing berisi 8.000 liter. Karena ada keterbatasan, distribusi ini akan berlangsung selama satu minggu,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (28/12) pagi.

Baca Juga :  Bantu Pemenuhan Gizi Anak, Airin Rico Waas Berikan Makanan Tambahan di TK Azhura

Selain air bersih, Meutya mengatakan pihaknya yang berkolaborasi dengan penyedia jaringan serta mitra Komdigi lainnya juga menyerahkan berbagai kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat terdampak bencana.

“Ada obat-obatan, 3.000 pakaian baru, 1.500 alat ibadah, 60 tenda, 500 kelambu, serta tiga unit ekskavator. Kemarin dari mitra provider juga ada 33 sumur bor,” ucapnya.

Ia menambahkan, sebelumnya bantuan konektivitas juga telah diberikan. Saat ini, layanan konektivitas dengan tingkat uptime telah mencapai lebih dari 80 persen di Provinsi Aceh.

Baca Juga :  Diduga Serobot DAS dan Kawasan Hijau, Pagar Mewah River Palace Village di Medan Johor Jadi Sorotan

“Ini merupakan bantuan di luar konektivitas. Untuk konektivitas per hari ini, tadi kami juga sempat rapat bahwa secara keseluruhan di Aceh, layanan konektivitas yang uptime sudah mencapai 91 persen,” tutur Meutya.

Politisi Partai Golkar itu menyebut bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

“Bantuan ini juga merupakan arahan Presiden yang meminta seluruh kementerian memaksimalkan dan mempercepat pemulihan di daerah bencana. Termasuk hari ini kami akan ke Aceh untuk melihat apa lagi yang bisa dibantu,” katanya.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan
Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo
Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat
Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot
Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis
Di Duga Lemah Pengawasan, Proyek Irigasi Rp 588 Jura di Lokkung Raya Simalungun Retak Dini
Proyek Rekontruksi Jalan Dinas PUTR Simalungun Terkesan Asal Jadi
Kejatisu Tahan GM PT Yodya Karya (Persero) Dalam Kasus Dugaan Korupsi Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Tele
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:15 WIB

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:04 WIB

Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:38 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:32 WIB

Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:31 WIB

Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis

Berita Terbaru