May Day Sumut: Antara Seremoni dan Jeritan Buruh

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINENE.ID – Hari Buruh Sedunia atau May Day yang diperingati setiap 1 Mei menjadi momentum penting bagi pekerja di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Di Provinsi Sumatera Utara, peringatan May Day rutin diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan dengan melibatkan unsur Serikat Pekerja/Serikat Buruh tingkat provinsi, serta dihadiri oleh Gubernur dan unsur Forkopimda.

Namun di balik seremoni tersebut, terdapat sejumlah catatan kritis dari kalangan buruh.

Rio Affandi Siregar, Ketua PD FSP KEP SPSI Provinsi Sumatera Utara sekaligus Sekretaris DPD KSPSI AGN Sumatera Utara, menegaskan bahwa May Day tidak boleh sekadar menjadi agenda tahunan. Menurutnya, May Day adalah refleksi panjang perjuangan buruh dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan, sekaligus pengingat bahwa masih banyak persoalan mendasar yang belum terselesaikan.

Salah satu sorotan utama adalah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi pasca bencana alam di Sumatera Utara beberapa bulan terakhir. Penutupan sejumlah perusahaan oleh pemerintah pusat berdampak langsung pada hilangnya mata pencaharian para pekerja.

Baca Juga :  Tak Kunjung di Aspal, Tanah Bekas Proyek Penanaman Pipa Meresahkan Warga

“Pertanyaannya, bagaimana nasib para pekerja yang terdampak? Apakah pemerintah pusat maupun daerah telah menyiapkan solusi konkret untuk menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga mereka?” ujar Rio, Kamis (30/4).

Selain itu, persoalan keselamatan kerja juga masih menjadi perhatian serius. Rio menyinggung insiden kecelakaan kerja dalam pembangunan Islamic Center di Kota Medan yang menelan korban jiwa. Ironisnya, korban diketahui belum terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengawasan dan perlindungan terhadap pekerja masih lemah dan belum menjadi prioritas utama.

Permasalahan lain yang tak kalah penting adalah belum meratanya penerapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Masih ditemukan perusahaan yang mengabaikan ketentuan upah yang telah ditetapkan pemerintah.

Melihat berbagai persoalan tersebut, Rio mempertanyakan pihak yang seharusnya bertanggung jawab.

“Apakah buruh harus terus turun ke jalan agar suaranya didengar?” tegasnya.

Baca Juga :  Pemko Medan Pakai Sistem Manajemen Talenta Untuk Isi 10 Jabatan Eselon II yang kosong

Para aktivis serikat pekerja/buruh di Sumatera Utara pun mendesak komitmen nyata dari para pemangku kebijakan, khususnya Gubernur Sumatera Utara, agar lebih berpihak kepada buruh.

Rio menekankan bahwa pekerja adalah tulang punggung ekonomi negara. Kesejahteraan buruh akan berbanding lurus dengan kesejahteraan negara. Ia juga menyoroti ketimpangan antara isu global dan realitas di Indonesia.

“Di negara maju, buruh sudah bicara soal green corporate dan penyelamatan lingkungan.

“Sementara kita di Indonesia masih berkutat pada persoalan dasar upah yang tidak layak, UMK yang tidak diterapkan, lembur yang tidak dibayar, hingga PHK sepihak. Bagaimana mungkin kita bicara menyelamatkan dunia jika kebutuhan dasar saja belum terpenuhi?” ujarnya.

Di momentum May Day tahun ini, Rio berharap seluruh pihak dapat menjadikan peringatan ini sebagai titik balik untuk membangun komitmen bersama dalam mewujudkan kesejahteraan buruh, sekaligus menciptakan hubungan industrial yang harmonis di Sumatera Utara.

 

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Realisasi PAD Sumut Lampaui 26%, Pemprov Sumut Optimistis Target Tahunan Tercapai
Jalan Rusak, Masyarakat Batang Pane Tuntut PT. Paluta Inti Sawit
Muhibuddin Resmi Jabat Kajati Sumut, Wakajati Ikut Diganti
Ketua MUI Palas: Vonis Lunak Pelaku Kejahatan Narkoba Menimbulkan Pertanyaan
Warga Blokir Akses Kantor Camat di Tapteng gegara Bantuan Bencana
Relawan Anti Narkoba Diduga Dijebak Jadi Tersangka Sabu, Massa Desak Kapolri PTDH Kompol Dk Cs
Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi KNPI Energy of Harmony, Mahyaruddin : Sinergitas Bersama Dukung Penataan Kota
Pemko Tanjungbalai Bersama PA Kota Tanjungbalai Laksanakan Penandatanganan Kerjasama
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:06 WIB

Realisasi PAD Sumut Lampaui 26%, Pemprov Sumut Optimistis Target Tahunan Tercapai

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:03 WIB

May Day Sumut: Antara Seremoni dan Jeritan Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 15:22 WIB

Jalan Rusak, Masyarakat Batang Pane Tuntut PT. Paluta Inti Sawit

Kamis, 30 April 2026 - 15:13 WIB

Muhibuddin Resmi Jabat Kajati Sumut, Wakajati Ikut Diganti

Kamis, 30 April 2026 - 09:37 WIB

Ketua MUI Palas: Vonis Lunak Pelaku Kejahatan Narkoba Menimbulkan Pertanyaan

Berita Terbaru

Berita

May Day Sumut: Antara Seremoni dan Jeritan Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:03 WIB