Ketum BKPRMI Deli Serdang Kecam : Tindakan Keji di Area Mesjid Agung Sibolga Pelaku Harus Dihukum Berat

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG, SUARASUMUTONLINE-ID – Peristiwa tragis yang menyebabkan tewasnya Arjuna Tamaraya (21), seorang mahasiswa asal Simeulue Aceh akibat dianiaya secara brutal oleh sekelompok orang yang terjadi di area Mesjid Agung Sibolga,Jum’at (31-10-2025) menjadi sorotan Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (DPD.BKPRMI) Kabupaten Deli Serdang DR.M.Teguh Syuhada Lubis,SH.M.Hum.

Teguh Syuhada Lubis yang juga merupakan praktisi hukum menyampaikan kepada awak media,Rabu (05-11-2025) mengecam keras tindakan keji tersebut.Menurutnya hal ini merupakan tindakan yang jauh dari nilai nilai perikemanusiaan dan tidak bisa ditolerir.Para pelaku harus dihukum berat,terlebih hal ini terjadi di rumah Allah (mesjid).

“Peristiwa ini merupakan tindakan yang tidak berperikemanusiaan dan tidak bisa ditolerir, apalagi terjadi dirumah Allah yang seharusnya menjadi tempat aman bagi siapapun termasuk bagi para musafir.Saya meminta kepada aparat penegak hukum untuk memberikan sanksi seberat beratnya kepada para pelaku”,tegasnya.

Baca Juga :  Nazwa Shihab Kunjungi Korban Banjir

Dengan alasan apapun tindakan kekerasan tidak dibenarkan, apalagi dirumah Allah tempat yang suci dan sakral.Hal ini tidak sesuai dengan ajaran Islam “rahmatan Lil alamin”.

Untuk itu Teguh Syuhada Lubis menghimbau kepada kader-kader BKPRMI/Remaja Mesjid di Deli Serdang untuk terus meningkatkan aktivitasnya di Mesjid.

Teguh Syuhada Lubis berharap kader kader BKPRMI/remaja mesjid mampu mengambil peran untuk menjadikan mesjid bukan hanya sebagai tempat ibadah tapi juga menjadi lingkungan yang ramah dan aman bagi siapapun baik jamaah, musafir terutama menjadikan mesjid sebagai lingkungan “ramah anak”.

“Kader-kader BKPRMI harus mengambil peran untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan aman dimanapun, terutama dirumah Allah. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali dan menjadi pelajaran bagi kita semua”, ucapnya.

DPD.BKPRMI Deli Serdang turut mendoakan agar almarhum Arjuna Tamaraya mendapatkan ampunan dari Allah SWT, diterima segala amal ibadahnya.Dan kepada keluarga almarhum diberi ketabahan dan ke ikhlasan pungkas Teguh Syuhada.

Baca Juga :  Arif T ; Meminta KPK Usut dan Priksa Tim Transisi Gubsu Bobby Nasution

Diketahui peristiwa penganiayaan brutal yang menyebabkan seseorang musafir asal Aceh atas nama Arjuna Tamaraya meninggal dunia terjadi di area Mesjid Agung Sibolga jalan Diponegoro Kecamatan Sibolga Kota,Jum’at (31-10-2025) dini hari.

Para pelaku melakukan penganiayaan dengan cara memukuli,menginjak kepala dan tubuh korban.Kemudian menyeretnya keluar area mesjid.Menyebabkan korban mengalami luka parah dan meninggal dunia.

Saat ini kelima pelaku sudah diamankan oleh Polres Sibolga.Empat tersangka, yakni ZPA, HBK, REC, dan CLI, dijerat dengan Pasal 338 subsider Pasal 170 ayat (3) KUHP tentang pembunuhan atau kekerasan bersama yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sementara itu, tersangka SSJ dijerat dengan Pasal 365 ayat (3) subsider Pasal 338 subsider Pasal 170 ayat (3) KUHP tentang pencurian disertai kekerasan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 

Penulis : Dt. Aripin

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pematangsiantar Siapkan Insentif untuk Guru Non Formal Bidang Keagamaan
Serikat Pekerja Siantar dan Simalungun Tolak Kenaikan Upah Minimum 2026
Potensi Banjir Bandang di Barus, Bupati Masinton Imbau Warga Siaga
Bulog Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Banjir di Binjai
Longsor di Atas Turbin PLTA ESS Berpotensi Sebabkan Banjir Bandang di Barus
Disdik Deli Serdang Prihatin Kepala Sekolah SMP Jaya Krama Tak Digaji Berbulan-Bulan
Wakil Wali Kota Bersama Forkopimda Panen Jagung Bersama Dalam Rangka Dukung Ketahanan Pangan Di Kota Tanjungbalai.
Wakil Wali Kota Kembali Tinjau Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Bunga Tanjung
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:59 WIB

Pematangsiantar Siapkan Insentif untuk Guru Non Formal Bidang Keagamaan

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:57 WIB

Serikat Pekerja Siantar dan Simalungun Tolak Kenaikan Upah Minimum 2026

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:56 WIB

Potensi Banjir Bandang di Barus, Bupati Masinton Imbau Warga Siaga

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:54 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Banjir di Binjai

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:51 WIB

Disdik Deli Serdang Prihatin Kepala Sekolah SMP Jaya Krama Tak Digaji Berbulan-Bulan

Berita Terbaru