MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Rumah pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tebing Tinggi bernama Martin Simangunsong di Jalan Bani Hasyim, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, diteror orang tak dikenal (OTK), Selasa (12/5) malam.
Mobil Toyota Kijang Innova BK 161 MH yang terparkir di halaman depan rumah Martin rusak pada bagian kaca depan, diduga akibat tembakan senjata api (senpi).
Atas insiden tersebut, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktrorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara (Sumut), Yudi Suseno, angkat bicara. Menurutnya, kejadian tersebut terjadi jauh setelah razia di Lapas Tebing Tinggi.
“Kalau penembakan itu (terjadi) di rumah pribadi pegawai Lapas Tebing Tinggi. Tidak juga (penembakan itu terjadi setelah razia). Itu selang 10 hari setelah razia,” kata Yudi Jumat (15/5) malam.
Yudi mengatakan, kasus penembakan tersebut saat ini tengah diselidiki pihak Polres Tebing Tinggi. Pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari polisi.
“Sampai saat ini masih ditangani polisi. Untuk motifnya saat ini saya belum dapat info apakah yang bersangkutan menjadi sasaran/salah sasaran. Rumah pribadinya pun jauh dari Lapas. Untuk lebih jelasnya, konfirmasi ke polisi saja, ya,” ujar dia.
Sebelumnya, Kanwil Ditjenpas Sumut sempat melakukan razia kamar hunian warga binaan pemasyarakatan Lapas Tebing Tinggi. Dalam razia tersebut, petugas menemukan diduga sabu.
Kini, barang yang diduga sabu tersebut telah diserahkan kepada pihak kepolisian guna selanjutnya dilakukan uji laboratorium untuk mengetahui jenis barang tersebut.
Penulis : Yuli









