GEBYAR HUT RI KE 80

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Yulinda Rahimah Siregar
Wakil Pimpinan Redaksi Suarasumutonline.id

Lailatul Badri A. Md. (Anggota DPRD kota Medan)

“Bersatu, Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”

80 Tahun Indonesia merdeka, bukti bahwa bangsa ini bisa bertahan berubah dan terus maju. Sekarang waktunya kita bersama menatap kedepan, menguatkan pendidikan, mengurangi ketimpangan dan Menjaga kedaulatan bangsa dan negara Republik Indonesia. Karena, merdeka bukan hanya cerita masa lalu, tapi juga tanggung jawab untuk masa depan.

Amran Pulungan MSP
(Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Pembaharuan Indonesia (LP2I)

“80 Tahun Indonesia Merdeka, Rakyat Tidak Butuh Karya Kata, Rakyat Butuh Karya Nyata”

Genap sudah bangsa ini berusi 80 Tahun, usia ini bukan lagi muda, melainkan SDH kakek-kakek. Seharusnya dengan usia yg sudah tua begini, maunya cara berpikir dalam mensejahterakan keluarga besar NKRI ini sudah matang.

Tapi sayang, dengan usia yang sudah tua, sepertinya masih seperti anak TK. Persis hampir semua regulasi agak coba-coba. Belum berpikir untuk kesejahteraan malah ngurusi regulasi melulu untuk kepentingan yang berdelik investor, rakyat yang semakin terpanggang dengan pajak dan berbagai kutipan.

Bantuan dikucurkan seperti pembodohan, lapangan kerja semakin suram. Dapat kerja, gaji yang dipalak alibi pajak. Apa lagi yang mau diharapkan ? Hal ini menjadi pertanyaan besar rakyat ini kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Pembagian Beras di Kantor Camat Datuk Bandar Kota Tanjungbalai

Jawabnya singkat, rakyat tidak butuh karya kata, rakyat butuh karya nyata. Sebab berbangsa ini bukan lomba pidato, habis itu tepuk tangan. Menyedihkan, ketika HUT RI yang ke -80 masih berpikir divisit anggaran.

Seharusnya berpikir gimana menghapuskan pajak yang dijadikan alat memalak rakyat. Lembaga yang dianggap tidak berfungsi hapuskan, menteri yang tidak jalan, ganti. Gitu aja kok repot.

Jangan banyak pikir, ini bukan dunia hayal. Bangsa dan masadepan generasi ada ditangan kalian. Bukti nyata itu mimpi, karya kata ini hayal.

Mohammad Taufik Ash Shiddiq Harahap (Guru SD Negeri 060925 Medan)

“Semoga para Siswa Bisa Menghargai Jasa Para Pahlawan Dengan Meningkatnya Prestasi dan Cinta Tanah Air”

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 2025 menjadi momen istimewa yang disambut dengan penuh semangat oleh seluruh rakyat.

Peringatan ini tidak hanya menjadi waktu refleksi, tetapi juga sebagai ajang membangkitkan optimisme menuju masa depan Indonesia yang lebih baik.

Baca Juga :  Polisi Masih Selidiki Kebakaran Rumah Hakim Waruwu

Dengan peraayaan HUT RI yang 80 ini, sebagai tenaga pengajar yang langsung bersentuhan dengan para siswa, berharap agar siswa dapat menghargai jasa para pahlawan, mengisi kemerdekaan dengan belajar giat, berprestasi, dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Dengan cara belajar giat dan tekun. Selain itu, diharapkan juga para siswa dapat menjadi generasi penerus yang cinta tanah air, memiliki semangat juang, dan mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Memiliki akhlak mulia, berbudi pekerti luhur, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

Ari Handoko MA (Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Taruna Akan Qolam)

“Mari ciptakan generasi bangsa yang inovator dan unggul”

Dengan semangat kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 80, kita berharap pemimpin yang visioner dengan harapan agar pemimpin mampu membawa bangsa ini menuju kemajuan . Dengan kebijakan yang berpihak pada rakyat dan berorientasi pada masa depan.

Dan dengan untuk generasi muda, di harapkan menjadi generasi yang unggul, generasi yang dipersiapkan menjadi inovator dan pemimpin masa depan dengan investasi besar dalam bidang pendidikan, pelatihan, dan kesehatan.

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan
Audit HGU Socfin Indonesia: Warisan Konsesi Kolonial yang Wajib Diperiksa
Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo
Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat
Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot
Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis
Di Duga Lemah Pengawasan, Proyek Irigasi Rp 588 Jura di Lokkung Raya Simalungun Retak Dini
Proyek Rekontruksi Jalan Dinas PUTR Simalungun Terkesan Asal Jadi
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:15 WIB

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:06 WIB

Audit HGU Socfin Indonesia: Warisan Konsesi Kolonial yang Wajib Diperiksa

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:04 WIB

Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:38 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:32 WIB

Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot

Berita Terbaru