Dalam Empat Hari, Komunikasi di Kawasan Bencana Akan Pulih

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID -Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menargetkan pemulihan jaringan komunikasi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) dapat diselesaikan dalam waktu empat hari.

Ketiga wilayah tersebut mengalami gangguan layanan internet akibat banjir dan tanah longsor.

Kementerian Komunikasi dan Digital telah melakukan koordinasi terbaru dengan sejumlah penyelenggara telekomunikasi, termasuk Telkom, Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XL Axiata. Perwakilan Starlink juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

“Untuk Sumbar dan Sumut, tingkat pemulihan jaringan sudah berada di atas 95% untuk seluruh operator. Sementara di Aceh, proses pemulihan masih berada di sekitar 60%,” kata Meutya dalam konferensi pers di Balai Monitoring Medan, Senin (1/12).

Baca Juga :  Bobby Nasution Pacu Bank Sumut Menuju KBMI 2 agar Naik ke Kelas Menengah

Aceh menjadi daerah yang paling terdampak, dengan jumlah base transceiver station (BTS) yang tidak berfungsi jauh lebih banyak dibanding Sumut dan Sumbar. Ketersediaan listrik, bahan bakar, serta akses menuju lokasi turut menghambat pemulihan.

Setelah melakukan pembahasan bersama operator, disepakati bahwa layanan internet ditargetkan bisa kembali diakses masyarakat dalam empat hari.

“Operator fokus mempercepat pemulihan di Aceh, dengan catatan listrik sudah tersedia. Kami terus berkoordinasi dengan PLN. Jika dalam empat hari listrik dapat dinyalakan kembali, maka pada tanggal 5 kami optimis Aceh bisa pulih hingga 75%,” ucap Meutya.

Baca Juga :  Kanwil Kemenag Sumut dan Lintas Instansi Bahas Draf MoU Tentang Pendaftaran Tanah Wakaf

Ia menambahkan bahwa saat ini pemulihan jaringan di Aceh telah mencapai sekitar 40%. Dengan percepatan yang dilakukan, ditargetkan peningkatan hingga 75% pada 5 Desember.

“Kami juga melakukan upaya tambahan di luar perbaikan BTS, yakni memanfaatkan layanan satelit. Hingga kini, Bakti Komdigi telah mengoperasikan 10 titik, dan akan menambah lima titik lagi. Jika diperlukan, jumlahnya bisa kembali ditambah,” ujarnya.

“Starlink juga telah membantu lebih dari 100 titik, total 149 perangkat, yang disebar di tiga provinsi. Kami bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menentukan lokasi pemasangan,” tutur Meutya.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Bantah Keterlibatan dalam Kasus di Cipete dan Sentul
Lapas Kelas IIA Rantauprapat Over kapasitas, 22 Paket Pengadaan TA 2026 Rp. 16 Miliar Dipertanyakan
Inspektorat dan Ombudsman Didesak Segera Periksa Oknum Kepala Dusun III Desa Paya Rengas Langkat
Tak Jawab Konfirmasi Wartawan, Kepsek SMAN 2 Medan Dinilai Abaikan Hak Jawab Publik
Status Hutan Lindung Rugikan Masyarakat Adat dan Untungkan Mafia Tanah
Pemko Medan Bagi Diskon Gede! Tunggakan PBB 1994-2011 Dipotong 75%, Denda Dibebaskan 100%
Warga Aek Ladong Kini Bisa Bersekolah Di MAN 3 Asahan
Antisipasi Konflik, Polisi Cegah Warga Panen Sawit di Lahan HGU PT CSIL Asahan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:52 WIB

Jampidsus Bantah Keterlibatan dalam Kasus di Cipete dan Sentul

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:50 WIB

Lapas Kelas IIA Rantauprapat Over kapasitas, 22 Paket Pengadaan TA 2026 Rp. 16 Miliar Dipertanyakan

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:46 WIB

Inspektorat dan Ombudsman Didesak Segera Periksa Oknum Kepala Dusun III Desa Paya Rengas Langkat

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:18 WIB

Tak Jawab Konfirmasi Wartawan, Kepsek SMAN 2 Medan Dinilai Abaikan Hak Jawab Publik

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:48 WIB

Status Hutan Lindung Rugikan Masyarakat Adat dan Untungkan Mafia Tanah

Berita Terbaru

Editorial

EDITORIAL : Ketika Lembaga Penegak Hukum Saling Berhadapan

Jumat, 10 Jul 2026 - 18:21 WIB