Ketua LMP Madina Pertanyakan Status Hukum 6 Excavator dan 6 Terduga Pelaku PETI di Batang Natal.

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL, SUARASUMUT ONLINE.ID – Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih ( LMP ) Kabupaten Mandailing Natal Andris Sumarlin Mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) Khususnya Polres Mandailing Natal Karena Berada Di Wilayah Hukumnya Polres Madina dan Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) Yang Melakukan Penindakan Tersebut Meliputi Gabungan Aparat TNI Korem 023/KS dan Kodim 0212/TS Untuk Terbuka Menyampaikan Informasi Terkait Penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Batang Natal dan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Pada Tanggal 04 Maret 2026 dini Hari .

Operasi Yang Berlangsung Sejak Pukul 04.00 WIB Hingga 06.30 WIB itu Menyasar Sejumlah Titik Lokasi Yang Diduga Menjadi Area Pertambangan Emas Ilegal.

Baca Juga :  Padang Lawas Darurat Narkoba

Pasi Intel Korem 023/KS, Mayor Kav Boston Siregar, Menjelaskan Bahwa Dalam Operasi Tersebut Aparat Berhasil Mengamankan Enam Unit Alat Berat Jenis Excavator Yang Diduga Digunakan Untuk Aktivitas Penambangan Emas Ilegal.

“Selain Alat Berat, Kami Juga Mengamankan Enam Orang Pekerja Tambang Berinisial IN, ES, SN, AA, NP, dan AR Yang Berada di Lokasi Kegiatan PETI,” Ujarnya Kepada Media.”dikutip dari Media Sidak News.Com Terbitan (4/3)

“Kita Sempat Memberikan Apresiasi Yang Setinggi -Tingginya Kepada Pihak TNI Karena Sudah Melakukan Upaya Nyata Dalam Perlindungan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Dengan Melakukan Penindakan Aktivitas PETI Yang Menggunakan Excavator di Kecamatan Batang Natal dan Lingga Bayu”Ucap Andris.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota beserta Jajaran Pemko Tanjungbalai Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun Ke-43 Kepada Wali Kota Mahyaruddin Salim 

“Namun Sampai Saat ini Masyarakat Masih Bertanya Kejelasan Status Hukum 6 Excavator dan 6 Terduga Pelaku Yang Sempat Di Amankan Oleh Aparat TNI. Kami Berharap Pihak Polri dan TNI Menyampaikan Kepada Publik Secara Profesional dan Terbuka Bagaimana Kelanjutan Status Hukum Hasil Dalam Penindakan Tersebut.Jangan Kesannya Nanti Hanya Penindakan Seremonial Belaka Karena Masyarakat Butuh Kejelasan Terkait Status Hukum Excavator dan Terduga Pelaku Yang Sempat di Amankan.”tutupnya.

Penulis : Hotman

Editor : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi
Ketua OKK GRIB Jaya Madina Desak Kapolres Usut Dugaan Penimbunan Solar
Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin
Massa GAMPERA Demo DPRD Pematangsiantar, Desak Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Diusut
Wawako Tanjungbalai Evaluasi Program MBG
Kunjungi Pemkab Batubara, Dahnil Ginting Bahas Pelestarian Mangrove Cegah Abrasi Pantai
Jelang Pelantikan, Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Badan Wakaf Indonesia Kota Tanjungbalai
Camat Pagar Merbau Bersama Masyarakat Tinjau Lokasi Persiapan Proyek Pagar Merbau City
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:08 WIB

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi

Rabu, 23 September 2026 - 19:02 WIB

Ketua OKK GRIB Jaya Madina Desak Kapolres Usut Dugaan Penimbunan Solar

Rabu, 23 September 2026 - 19:00 WIB

Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin

Rabu, 23 September 2026 - 18:57 WIB

Massa GAMPERA Demo DPRD Pematangsiantar, Desak Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Diusut

Rabu, 23 September 2026 - 18:54 WIB

Kunjungi Pemkab Batubara, Dahnil Ginting Bahas Pelestarian Mangrove Cegah Abrasi Pantai

Berita Terbaru

Daerah

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:08 WIB

Daerah

Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:00 WIB