IAI Jadi Kampus Utama Pilihan Generasi Padang Lawas

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALAS, SUARASUMUTONLINE.ID – Keinginan generasi penerus Padang Lawas semakin tinggi untuk melanjutkan perkuliahan dan menjadikan Institu Agama Islam (IAI) Padang Lawas sebagai pilihan utama. Demikian hasil disampaikan Hamdan Pohan, sebagai alumni, Selasa (28/4) di Kampus IAI Padang Lawas, Pasar Sibuhuan.

Menurut Hamdan, dianya sangat bersyukur ada Kampus IAI Padang Lawas yang mudah dijangkau baik itu, jarak tempuh, dan biaya kuliah, sebutnya.
Pada kesempatan yang sama juga, suarasumutonline.id melakukan konfirmasi tentang sejarah Kampus IAI Padang Lawas, Dr. H. Ismail Nasution, Lc.,M.TH Selaku Rektor, IAI Padang Lawas menjelaskan, IAI Palas berdiri tahun 2024, sesuai dengan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia No.93 tahun 2024. Cikal bakal IAI Padang Lawas adalah Sekolah Tinggi Agama Islam Barumun Raya (STAIBAR) Sibuhuan.

Perjuangan pendirian STAIBAR dimulai pada Tahun 1996, ketika itu Kabupaten Padang Lawas masih kecamatan yang berpusat ke Kabupaten Tapanuli Selatan di Padang Sidimpuan.

Sementara dalam menyahuti keinginan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Padang Lawas dan sekitaranya, Drs. Syafaruddin Hasibuan, MA bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Tapanuli (STAITA) Padang Sidimpuan yang dipimpin, DR. Mahfudz Budi untuk membuka kelas jauh di Sibuhuan, tepatnya di Pondok Pesantren Syekh Muhammad Dahlan Aek Hayuara Sibuhuan.

Dasar semangat tersebut dalam menempuh pendididikan Strata Satu sangat tinggi, membuat Pendiri, Drs. H. Syafaruddin dibantu oleh sahabatnya, Drs. H. Mhd. Rohyan Hasibuan terus menjalin kerjasama membuka kelas jauh perkuliahan dengan STAITA Padang Sidimpuan di Sibuhuan.

Namun pada tahun 2005 terbit surat teguran dari Kementerian Agama kepada STAITA Padang Sidimpuan, berisi perintah supaya tidak membuka kelas jauh, akhirnya cabang STAITA Padang Sidimpuan yang ada di Sibuhuan resmi ditutup.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina Terima Audiensi PD IGRA Kota Tanjungbalai

Kondisi yang membuat masyarakat Barumun Raya semakin buyar dalam melanjutkan perkuliahan anak-anaknya, dikarenakan adanya aturan yang harus menutup perkuliahan jarak jauh membuat Drs. H. Syafaruddin, MA tergerak untuk mendirikan perguruan tinggi di Sibuhuan.

Dengan bantuan keluarga, sahabat dan relasinya, antara lain Drs. Khoiruddin Harahap yang waktu itu bekerja sebagai staf adminstrasi Kopertais Wilayah IX di Medan, juga dukungan dari dosen Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Medan dari Fakultas Syariah termasuk, Khoiruddin Tambunan dan Saidurrohman dan dosen lain, pendirian STAI Barumun Raya Sibuhuan di bawah Yayasan Pondok Pesantren Syekh Muhammad Dahlan bisa di usulkan.

Usulan pendirian STAIBAR dimulai Pada tahun 2007 terjadi moratorium yang meniadakan penerbitan izin pendirian Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia. Namun pada tahun 2008 moratorium dibuka kembali, sehingga proposal pendirian STAIBAR segera diluncurkan, Syafaruddin Hasibuan didampingi Prof. Dr. Sayuti Pulungan yang menjabat sebagai Rektor UIN Raden Fatah Palembang mengahadap Prof. Mahasin selaku Dirjen Perguruan Tinggi. Tidak berselang lama, pada Juni 2008, Khoiruddin Harahap dari Medan mendampingi tim dari Jakarta datang ke Sibuhuan untuk mengadakan survey kelayakan pendirian STAIBAR di Sibuhuan, bertempat di Pondok Pesantren Aek Hayuara Sibuhuan Jl. KH. Dewantara No. 66 B Sibuhuan.

Lebih lanjut Hamdan menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Departemen Agama Nomor: Dj.I/302/2008 terbitlan izin Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Barumun Raya Sibuhuan, tepatnya 04 September 2008, beserta Izin Operasional dua Program Studi yaitu Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyah dan Program Studi Perbankan Syariah.

Baca Juga :  Istana Raja Urung Sepuluh Dua Kuta di Kuasai.Datok Adil : Ini Simbol Sejarah Harus di Selamatkan

Walaupun semula Prodi yang diajukan seperti, Pendidikan Agama Islam (PAI), Ekonomi Islam dan Bimbingan Konseling Islam belum tersahuti, tetap saja menjadi keberhasilan bagi pendiri bisa mendapat izin STAIBAR.

Dengan izin yang dikantongi, mulailah menerima pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2008/2009.

Sampai pada saat ini terhitung jumlah mahasiswa aktif 850 orang, sudah melaksanakan pengamatan atau wisuda 8 kali dan diperkirakan alumninya sudah banyak yang berhasil bekerja di lembaga Pemerintahan Daerah, Penyelenggara pemilu sebagai Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK), di perbankan dan guru juga di perusahaan, Ismail.

Kampus IAI status terakreditasi B dengan memiliki 2 Fakultas diantaranya, Fakultas Syari’ah dengan jurusan Hukum Keluarga Islam (Gelar S.H), Perbankan Syari’ah (Gelar S.E) dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dengan jurusan, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (Gelar S.Pd), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Gelar S.Pd) dan Pendidikan Agama Islam (Gelar S.Pd).

Target IAI Padang Lawas kedepan fokus pada penguatan mutu akademik, integrasi sistem kelembagaan, dan peningkatan publikasi ilmiah, penguatan kualitas dosen, serta keseriusan dalam mencetak lulusan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Saya menargetkan, sebelum tahun 2030, IAI Padang Lawas sudah membuka Program Magister dan bertransformasi menjadi Universitas Padang Lawas, dengan pengembangan program studi yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan potensi daerah,” harapan Ismail.

 

Penulis : Amran

Editor : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sebut Jambore TK/RA Bandar Khalipah Bisa Jadi Teladan dan Contoh di 21 Kecamatan Se Deli Serdang
Gubsu Minta Kepala Daerah se-Kabupaten Nias Percepat Usulan BKP 2027
Gubsu Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas
DPP IM3 Madina Sebut “Membangun Madina Hanya Slogan Kosong di Atas Kertas Berita
Tiga Kapolsek di Polresta Deli Serdang Dimutasi
Pemkab Deli Serdang Hidupkan Lagi Permainan Tradisional Anak
Gubernur Bobby Nasution Wujudkan Impian SMPN 4 Sitolu Ori Miliki Gedung Permanen
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Bupati Sebut Jambore TK/RA Bandar Khalipah Bisa Jadi Teladan dan Contoh di 21 Kecamatan Se Deli Serdang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Gubsu Minta Kepala Daerah se-Kabupaten Nias Percepat Usulan BKP 2027

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Gubsu Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Tiga Kapolsek di Polresta Deli Serdang Dimutasi

Berita Terbaru

Daerah

Gubsu Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Sabtu, 8 Agu 2026 - 22:29 WIB

Daerah

Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas

Sabtu, 8 Agu 2026 - 22:27 WIB