Dugaan Rangkap Jabatan di Pemerintahan Desa Pantai Gemi Kecamatan Stabat Langkat, Oknum Kadus I Diduga Masih Aktif Jadi Guru Honorer

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT, SUARASUMUTONLINE.ID – Isu pelanggaran etik dan dugaan penyimpangan administrasi kembali mengemuka di Kabupaten Langkat. Masyarakat Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, dikejutkan oleh informasi bahwa seorang oknum Kepala Dusun I diduga merangkap jabatan sebagai guru honorer di salah satu sekolah negeri.

Dugaan ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai kepatuhan aparatur desa terhadap ketentuan peraturan perundang undangan.

Informasi dari sejumlah warga menyebutkan bahwa ” oknum Kepala Dusun tersebut masih aktif menjalankan tugas mengajar di SMA Negeri 1 Stabat, sementara ia juga tercatat sebagai perangkat desa yang wajib bekerja penuh waktu dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, ” beber Iwan (45) warga Dusun 1 Pantai Gemi Kecamatan Stabat Langkat, Selasa (18/11).

Diketahui, Ketentuan hukum mengenai larangan rangkap jabatan telah diatur dalam Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menegaskan bahwa perangkat desa merupakan unsur penyelenggara pemerintahan desa yang harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina Terima Audiensi PD IGRA Kota Tanjungbalai

Selanjutnya, Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 yang telah diubah dengan PP Nomor 47 Tahun 2015 menjelaskan bahwa perangkat desa wajib bekerja penuh waktu dan tidak diperkenankan merangkap jabatan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan atau mengganggu tugas kedinasan.

Sementara itu, profesi guru yang telah tersertifikasi tunduk pada Undang Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Pasal 44 mengatur bahwa guru bersertifikasi wajib melaksanakan proses pembelajaran dan tugas profesional secara utuh sesuai beban kerja yang ditetapkan pemerintah.

” Dengan demikian, apabila benar terdapat aktivitas rangkap jabatan, hal tersebut berpotensi melanggar dua rezim hukum sekaligus, ” Tambah Iwan lagi.

Ketika dikonfirmasi pada Selasa 18 November 2025, Kepala Desa Pantai Gemi menyatakan belum memiliki informasi pasti mengenai dugaan aktivitas ganda tersebut. Ia mengaku hanya pernah mendengar bahwa oknum Kadus I itu pernah aktif sebagai guru, namun belum mengetahui apakah aktivitas tersebut masih berjalan.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Cek Gudang Bulog Kisaran, Pastikan Kualitas dan Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun

Kepala Desa menegaskan bahwa pihaknya akan segera memanggil yang bersangkutan guna meminta klarifikasi dan memastikan kebenaran informasi. Apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang undangan, Pemerintah Desa Pantai Gemi akan mengambil langkah penindakan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Kami akan memanggil yang bersangkutan untuk memastikan kebenarannya. Jika terbukti melanggar aturan, tentu akan kami tindaklanjuti,” ujar Kepala Desa Pantai Gemi Kepada SUARASUMUTONLINE. ID, Selasa (18/11) melalui sambungan telpon.

Masyarakat kini menunggu langkah resmi pemerintah desa untuk memastikan transparansi dan kepastian hukum dalam penanganan dugaan rangkap jabatan ini. Arah penanganan kasus tersebut menjadi sorotan publik sebagai ujian integritas penyelenggaraan pemerintahan desa.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Monitoring Penyaluran MBG di SMA Negeri 3 Kelurahan Gading
SPPG Polri di Jalan Asahan Suplai Makanan untuk Korban Banjir Sumut
PB IMBI- SU, ” Pemilihan Sekda Binjai Sarat dengan Nepotisme
Laznas Dewan Dakwah Gerak Cepat Selamatkan Warga Terdampak Banjir Langkat
PSI Sergai & PSI Sumut Salurkan Bantuan ke Tapanuli Tengah, Wujud kepedulian & Semangat Kebersamaan
Pemko Tanjungbalai Lepas Tim Relawan untuk Bantu Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
Jalan Nasional Tarutung-Sibolga Sudah Tembus ke Simpang Tiga Rampa
DPD KNPI Tanjungbalai Gelar Aksi Menyikapi Dugaan Tangkap Lepas oleh Bea Cukai Teluk Nibung
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 19:02 WIB

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Monitoring Penyaluran MBG di SMA Negeri 3 Kelurahan Gading

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:38 WIB

SPPG Polri di Jalan Asahan Suplai Makanan untuk Korban Banjir Sumut

Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:20 WIB

PB IMBI- SU, ” Pemilihan Sekda Binjai Sarat dengan Nepotisme

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:56 WIB

Laznas Dewan Dakwah Gerak Cepat Selamatkan Warga Terdampak Banjir Langkat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:54 WIB

PSI Sergai & PSI Sumut Salurkan Bantuan ke Tapanuli Tengah, Wujud kepedulian & Semangat Kebersamaan

Berita Terbaru

Nasional

Mahfud MD: Lebih dari 90 Persen Anggota Polri Masih Baik

Sabtu, 13 Des 2025 - 14:43 WIB