BGN Akan Evaluasi 27 Ribu SPPG Program Makan Bergizi Gratis

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SSOL.ID— Badan Gizi Nasional (BGN) berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sekitar 27 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono mengatakan, langkah ini dilakukan setelah pihaknya menerima banyak keluhan dari mitra di lapangan.

“Kemarin keluhan dari mitra, ya datang ke sini untuk menyampaikan unek-uneknya. Yang jelas tentang penghentian sementara ini bukan seterusnya. Kita berikan waktu untuk menata kembali,” ujar Trenggono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga :  Malaysia Lihat Peluang Besar di Sumut, IMT-GT Dorong Konektivitas dan Investasi

Alasan Moratorium Sementara
Menurut Trenggono, moratorium bukan berarti pemutusan kerja sama. BGN membutuhkan waktu untuk membenahi tata kelola agar program berjalan sesuai standar.

Proses evaluasi akan menyasar seluruh SPPG, termasuk yang berada di wilayah 3T atau tertinggal, terdepan, dan terluar. Tujuannya agar distribusi MBG bisa lebih merata dan optimal.

“Sejumlah 27.000 sekian ini akan kita cek lagi, kita tata kembali. Kemudian juga untuk SPPG yang lain-lain seperti yang 3T ini, juga akan kita berikan waktu,” jelasnya.

Baca Juga :  Kadis SDABMBK Kerahkan Alat Berat Keruk Sedimentasi Tebal di Jalan Taduan

Dialog dengan Mitra Ditunda Sementara
BGN memastikan tetap membuka komunikasi dengan para mitra. Namun dialog formal akan dilakukan setelah proses penataan selesai agar pembahasan lebih efektif.

“Jadi sekali lagi, tolong mungkin para mitra juga bukannya kita tidak mau berkomunikasi, tidak. Kita juga memberikan kesempatan, namun nanti kita carikan waktu yang tepat supaya kita bisa berdialog dengan baik,” kata Trenggono.

Program MBG merupakan program prioritas pemerintah untuk pemenuhan gizi anak sekolah dan kelompok rentan di seluruh Indonesia.

 

Penulis : Wahyu Danil

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD
Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina
Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah
Muhri Fauzi Hafiz Dorong Pengawasan Sekolah Rakyat Diperketat
KAMMI Sumut Geruduk DPRD,Soroti  Polemik KPID dan Anggaran DPRD
LIPPSU Minta Audit Proyek SMA Unggulan Nias Rp87,3 Miliar
Sukses Dan Meriah Harmoni Milad 27 Th Pendawa Miliki Nilai Persaudaraan Yang Kokoh
Batas Waktu Semakin Dekat Namun P-APBD Deli Serdang Belum Juga di Tetapkan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:09 WIB

Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

Senin, 21 September 2026 - 18:11 WIB

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 September 2026 - 18:08 WIB

Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Muhri Fauzi Hafiz Dorong Pengawasan Sekolah Rakyat Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 17:54 WIB

KAMMI Sumut Geruduk DPRD,Soroti  Polemik KPID dan Anggaran DPRD

Berita Terbaru

Daerah

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 Sep 2026 - 18:11 WIB