91 Ribu Anak Sumut Tak Pernah Divaksin, Pemprov Sumut Akan Intervensi Langsung

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID- Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan angka anak zero-dose atau anak-anak yang belum pernah divaksin imunisasi, pada tahun 2024, sebanyak 91.636 atau 24% dari jumlah total anak-anak Sumut (289.000 jiwa). Tahun 2025 hingga bulan Juli, angka zero-dose ini diprediksi meningkat menjadi 96.806 jiwa.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan melakukan intervensi langsung. Apalagi, data dari Kementerian Kesehatan RI, menyebutkan, bahwa kelompok zero-dose ini berisiko tinggi terhadap penyakit yang sebenarnya dapat dicegah, seperti campak, difteri, polio, dan tetanus.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Percepatan Penurunan Jumlah Anak Zero-Dose, yang dipimpin Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu dan Sekdaprov Sumut Togap Simangunsong, di Ruang Rapat 2, lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Jum’at (25/7).

Intervensi langsung ini dilakukan dengan cara datang langsung ke keluarga yang anaknya yang tergolong zero-dose, memaksimalkan peran Posyandu dan Puskesmas. Untuk itu, perlu kelompok yang bisa mengakses hingga ke unit terkecil masyarakat.

Baca Juga :  Bencana di Sumut : 1.076 Korban, 147 Meninggal Dunia, 174 Dicari

“Di PKK itu kita punya Dasawisma, kelompok terkecil yang bisa menjangkau hingga keluarga, kita akan memaksimalkannya mengatasi zero-dose, selain itu juga memaksimalkan Posyandu,” kata Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu.

Selain dasawisma, Kahiyang Ayu juga mengatakan intervensi ini juga akan berkolaborasi dengan komunitas-komunitas, serta Non Governmental Organization (NGO). Apalagi, sebagian besar anak yang tergolong zero-dose berada di wilayah-wilayah terpencil.

“Kita tentu perlu mengidentifikasinya terlebih dahulu dan ini membutuhkan resource yang cukup besar karena itu kita bekerja sama dengan komunitas dan juga NGO, apalagi sebagian besar anak-anak kita yang tidak tersentuh vaksin itu ada di wilayah terpencil,” kata Kahiyang Ayu.

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumut Muhammad Faisal Hasrimy mengatakan hingga Juli 2025 diprediksi anak yang tergolong zero-dose menjadi 96.806 jiwa. Sehingga ini perlu menjadi perhatian khusus, karena bisa berdampak besar pada kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  140 Tahun Perkeretaapian di Sumut, Kini Jadi Moda Transportasi Favorit Masyarakat

Anak-anak yang tidak divaksin berisiko besar terkena penyakit seperti hepatitis, polio, tuberkulosis, difteri dan lainnya. Dan yang lebih buruknya, penyakit yang sebelumnya sudah bisa diatasi seperti polio, difteri dan lainnya bepotensi kembali muncul.

“Itu yang kita khawatirkan bila semakin banyak anak-anak kita yang tidak divaksin, mereka rentan terkena penyakit dan penyakit-penyakit yang sudah lama bisa kita atas kembali muncul, seperti polio, padahal tahun 2014 kita sudah mendapat sertifikat bebas polio, di 2024 ada kasus polio muncul dan ini mengancam anak-anak lainnya,” kata Faisal Hasrimy.

Hadir pada rapat kali ini OPD terkait Pemprov Sumut dan serta kabupaten/kota. Hadir juga komunitas pemerhati anak-anak, NGO dan organisasi terkait lainnya. rel

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3.222 Rekening Bansos Warga Dairi Diblokir Gegara Diduga Main Judol
Kajati Sumut Ingatkan Jajaran: Tegakkan Hukum Pakai Hati, Bukan Asal Pidana
Dua Kubu KNPI Tanjungbalai Sepakat Bersatu Jelang Musda Desember 2026
Program PKK Goes to School, Asniar Lom Lom Suwondo Ajak Orang Tua Perkuat Karakter, Gizi dan Literasi Anak
Tingkatkan Akses Keadilan, LBH Garuda Kencana Indonesia Sumut Jalin MoU dan Gelar Sosialisasi Hukum di Lapas Tanjung Balai
Politisi Muslim Untuk Semua dan Kader Tunas Indonesia Raya Sumut Tegaskan Dukungan Program Presiden
Gusmiyadi : Bimtek DPD Gerindra Sumut Tegaskan Komitmen Kawal dan Sukseskan Program Prabowo
Pemkab Deli Serdang Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Andong dan Gyeongkuk National University
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:52 WIB

3.222 Rekening Bansos Warga Dairi Diblokir Gegara Diduga Main Judol

Rabu, 9 September 2026 - 09:43 WIB

Kajati Sumut Ingatkan Jajaran: Tegakkan Hukum Pakai Hati, Bukan Asal Pidana

Rabu, 9 September 2026 - 07:52 WIB

Dua Kubu KNPI Tanjungbalai Sepakat Bersatu Jelang Musda Desember 2026

Senin, 7 September 2026 - 20:32 WIB

Program PKK Goes to School, Asniar Lom Lom Suwondo Ajak Orang Tua Perkuat Karakter, Gizi dan Literasi Anak

Senin, 7 September 2026 - 20:29 WIB

Tingkatkan Akses Keadilan, LBH Garuda Kencana Indonesia Sumut Jalin MoU dan Gelar Sosialisasi Hukum di Lapas Tanjung Balai

Berita Terbaru

Medan

 4 Kawasan Medan Selatan Mati Lampu 4 Jam Hari Ini

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:43 WIB