BINJAI, SUARASUMUTONLINE.ID– Lembaga Permasyarakatan Kelas 11 A Binjai , mengelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H, Kamis (22/01/2026) yang
diikuti seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta jajaran pegawai Lapas.
Kegiatan peringatan perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqso ke Sidratul Montaha ini berlangsung khidmat serta memilki makna dan arti yang luar biasa buat ummat manusia.
Perjuangan Rasulullah memiliki arti penting merupakan pedoman buat keselamatan ummat baik dunia maupun akhirat.
Di atas mimbar masjid Lapas Kelas 11-A, Al-Ustadz Ramadhan Ariga, SH.I, mengatakan Perjalanan Rasulullah memiliki makna yang penuh makna dan arti buat semua umat tanpa terkecuali.
Sesuai thema “Memaknai Isra Mi’raj sebagai Tanda bahwa Allah Tidak Pernah Meninggalkan Hamba-Nya. Walaupun hambaNya pada berada di titik Terendah.”
Ia menekankan bahwa setiap ujian hidup, termasuk masa-masa sulit yang dialami warga binaan, bukanlah tanda ditinggalkan oleh Allah SWT, melainkan bentuk kasih sayang dan jalan untuk mendekatkan diri kepada-Nya.
Kepala Lapas Kelas IIA Binjai, Wawan Irawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, khususnya bagi warga binaan yang tengah menjalani proses pembinaan. Ia mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai sarana introspeksi diri serta motivasi untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Juga memperbaiki akhlak, menanamkan semangat perubahan ke arah yang lebih baik, sehingga kelak dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih bertanggung jawab.
Penulis : Yusup Sani









