Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Kunjungan Kerja ke Kebun Tanah Putih

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, melakukan kunjungan kerja ke Kebun Tanah Putih., Rohil, yang Berada di wilayah perbatasan Provinsi Riau dan Sumatera Utara, Kebun Tanah Putih menjelma menjadi salah satu unit andalan PTPN IV Regional III, subholding di bawah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero).

Unit kebun yang sebelumnya kerap dipandang sebelah mata karena produktivitas di bawah rata-rata tersebut, kini menunjukkan performa signifikan dan menjadi salah satu “mutiara” di Regional III.

Hingga Desember 2025, produktivitas tandan buah segar (TBS) Kebun Tanah Putih tercatat mencapai 32,4 ton per hektare per tahun. Capaian tersebut melampaui rata-rata nasional, sekaligus mencerminkan peningkatan efisiensi dan konsistensi kerja di tingkat operasional kebun.

Kinerja positif tersebut mendapat perhatian Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, yang melakukan kunjungan kerja ke Kebun Tanah Putih. Ia menilai, capaian tersebut tidak semata-mata merupakan hasil perbaikan teknis, melainkan buah dari disiplin, semangat, dan sinergi seluruh tim di lapangan.

“Tanah Putih adalah contoh bagaimana komitmen, profesionalisme, dan kerja keras bisa menghasilkan kinerja luar biasa. Tapi capaian ini jangan membuat kita berpuas diri. Konsistensi jauh lebih penting,” kata Jatmiko, dalam keterangan tertulis, (12/1).

Baca Juga :  Manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumut Kunjungi Unit Untuk Interaksi Dengan Pelanggan

Selain kinerja TBS, capaian produksi crude palm oil (CPO) Kebun Tanah Putih juga menunjukkan performa yang kuat. Hingga saat ini, produksi CPO tercatat mencapai 7,4 ton per hektare, menempatkan Tanah Putih sebagai salah satu kebun dengan produktivitas CPO tertinggi di PTPN IV Regional III.

Jatmiko menyampaikan bahwa Tanah Putih merupakan contoh unit kebun yang berhasil melakukan berbagai perbaikan secara berkelanjutan. Mantan Direktur PTPN V, sebelum bertransformasi menjadi PTPN IV Regional III itu mengenang bahwa kebun tersebut sebelumnya kerap menghadapi berbagai tantangan, terutama serangan hama yang berdampak pada rendahnya produktivitas.

“Saya masih ingat ketika pertama kali masuk ke kebun ini sekitar 5–6 tahun yang lalu. Produktivitasnya di bawah dari harapan akibat serangan hama. Sekarang, kebun ini adalah salah satu kebun yang patut kita contoh, di mana produksi TBS-nya mencapai 32,4 ton dan produksi CPO-nya mencapai 7,4 ton per hektare,” tuturnya.

Jatmiko menekankan pentingnya menjaga mutu dan konsistensi produksi ke depan. Ia mengingatkan agar kegiatan pemeliharaan dan pemupukan dilakukan secara efektif, tepat sasaran, dan ramah lingkungan, termasuk dengan pemanfaatan pupuk organik guna menjaga kesuburan tanah secara berkelanjutan.
Kebun Tanah Putih memiliki luas areal 1.933,56 hektare yang terbagi ke dalam tiga afdeling dan didukung satu unit pabrik kelapa sawit (PKS).

Baca Juga :  Nataru, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bersama Wamen ESDM Pastikan Tersedianya BBM dan LPG di Sumut

Keberadaan kebun ini telah lama menjadi penggerak ekonomi di wilayah perbatasan Kabupaten Rokan Hilir dan Labuhanbatu, melalui penciptaan lapangan kerja serta kontribusi terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

Jatmiko juga mengingatkan seluruh karyawan untuk senantiasa menjaga integritas dan validitas data produksi sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.

Ia menilai, keberhasilan Kebun Tanah Putih menjadi bukti bahwa transformasi yang dijalankan PTPN IV PalmCo, sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), telah menunjukkan hasil nyata di tingkat operasional.

“Kita sedang bergerak menuju sistem kerja yang lebih modern, berbasis data, dan berorientasi pada hasil, namun tetap berpegang pada nilai-nilai integritas dan keberlanjutan,” demikian Jatmiko.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan
Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo
Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat
Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot
Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis
Di Duga Lemah Pengawasan, Proyek Irigasi Rp 588 Jura di Lokkung Raya Simalungun Retak Dini
Proyek Rekontruksi Jalan Dinas PUTR Simalungun Terkesan Asal Jadi
Kejatisu Tahan GM PT Yodya Karya (Persero) Dalam Kasus Dugaan Korupsi Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Tele
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:15 WIB

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:04 WIB

Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:38 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:32 WIB

Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:31 WIB

Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis

Berita Terbaru