DELI SERDANG,SUARASUMUTONLINE.ID – Pemanfaatan dan penerapan teknologi pertanian modern dalam kegiatan pertanian terbukti meningkatkan hasil panen timun di Kabupaten Deli Serdang.
Salah satunya terlihat pada panen timun yang kini mengalami kenaikan hasil dari sebelumnya sekitar 6,5 ton per hektare menjadi 8,5 ton per hektare.
Peningkatan produktivitas tersebut dinilai sebagai hasil dari berbagai faktor, mulai dari pengalaman petani, perawatan tanaman yang lebih baik, penggunaan bibit unggul, hingga penerapan teknologi pertanian modern dalam proses budidaya.
Sejumlah alat pertanian modern seperti hand tractor, rice transplanter, hingga pemanfaatan drone pertanian telah digunakan oleh petani. Teknologi tersebut membantu mempercepat proses tanam, pemeliharaan, hingga panen, sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual.
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, mengatakan penggunaan teknologi pertanian menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong efisiensi dan peningkatan hasil pertanian.
“Dulu, satu musim tanam bisa melibatkan sekitar 25 orang secara gotong royong. Sekarang, cukup satu orang dengan bantuan alat dan teknologi. Ke depan, pertanian akan semakin modern dan efisien,” ujar Lom Lom Suwondo saat menghadiri panen timun bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Makmur Sejahtera di Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Senin (29/12).
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus mendorong petani untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi, tanpa meninggalkan kearifan lokal dan semangat kebersamaan.
Dengan peningkatan hasil panen tersebut, diharapkan kesejahteraan petani semakin meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Penulis : Yuli









