MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI menyalurkan bantuan nonkonektivitas untuk Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Komdigi, Meutya Hafid.
Setibanya di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Meutya Hafid langsung memeriksa kesiapan bantuan yang akan diberangkatkan. Ia mengatakan bantuan utama berupa air bersih akan disalurkan secara bertahap.
“Kami sampaikan hari ini akan diberangkatkan secara total 118 mobil tangki air, masing-masing berisi 8.000 liter. Karena ada keterbatasan, distribusi ini akan berlangsung selama satu minggu,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (28/12) pagi.
Selain air bersih, Meutya mengatakan pihaknya yang berkolaborasi dengan penyedia jaringan serta mitra Komdigi lainnya juga menyerahkan berbagai kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat terdampak bencana.
“Ada obat-obatan, 3.000 pakaian baru, 1.500 alat ibadah, 60 tenda, 500 kelambu, serta tiga unit ekskavator. Kemarin dari mitra provider juga ada 33 sumur bor,” ucapnya.
Ia menambahkan, sebelumnya bantuan konektivitas juga telah diberikan. Saat ini, layanan konektivitas dengan tingkat uptime telah mencapai lebih dari 80 persen di Provinsi Aceh.
“Ini merupakan bantuan di luar konektivitas. Untuk konektivitas per hari ini, tadi kami juga sempat rapat bahwa secara keseluruhan di Aceh, layanan konektivitas yang uptime sudah mencapai 91 persen,” tutur Meutya.
Politisi Partai Golkar itu menyebut bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
“Bantuan ini juga merupakan arahan Presiden yang meminta seluruh kementerian memaksimalkan dan mempercepat pemulihan di daerah bencana. Termasuk hari ini kami akan ke Aceh untuk melihat apa lagi yang bisa dibantu,” katanya.
Penulis : Yuli









