PKK Sumut Siap Kolaborasi Sukseskan Cakupan Pelaksanaan Zero Dose di Sumut

- Jurnalis

Jumat, 27 Juni 2025 - 05:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINJAI, SUARASUMUTONLINE.ID – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) siap berkolaborasi dan mendukung program imunisasi nasional. Antara lain, untuk penurunan angka anak yang belum menerima imunisasi dasar (zero-dose) di wilayah Sumut, salah satunya di Kota Binjai.

Hal ini disampaikan Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti Surya, saat membacakan sambutan Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu pada Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi Nasional untuk penurunan angka anak dengan Zero Dose, yang diselenggarakan TP PKK Pusat di Aula Kantor Walikota Binjai, Kamis (26/6).

Menurutnya, setiap anak berhak untuk mendapatkan imunisasi sejak dini. Imunisasi yang lengkap merupakan sebagai langkah tepat untuk mendukung pertumbuhan anak yang sehat dan optimal, sekaligus mencegah berbagai penyakit yang dapat menghambat tumbuh kembang anak

” Imunisasi sangat penting bagi bayi dan anak, tubuh mereka akan terjaga, tetap sehat dan terhindar dari penyakit infeksi berbahaya seperti Tuberkulosis, Hepatitis B, Difteri, Polio dan campak,” jelasnya.

Ia mengatakan, masih banyak orang tua yang menolak anaknya untuk mendapatkan imunisasi dengan berbagai alasan, seperti tidak ada layanan imunisasi, kesibukan bekerja, vaksinasi berbahaya, atau anak-anak yang tidak divaksinasi lebih sehat dari pada anak-anak yang divaksinasi.

Baca Juga :  BAPENDA Sebut Phantom KTV Tidak Terdaftar Dalam Wajib Pajak

Dengan adanya Advokasi dan Sosialisasi ini, diharapkan, bisa memberikan pemahaman bagi para orang tua pentingnya anak mendapatkan imunisasi. Sehingga cakupan imunisasi di Sumut bisa meningkat.

“Saya harap melalui kader PKK yang menjadi garda terdepan bisa turun langsung, edukasi keluarga sasaran, hadir dari pintu ke pintu, data bayi serta balita. Ini tanggung jawab kita bersama untuk generasi Indonesia sehat dan unggul masa depan,” harapnya.

Sementara Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga TP PKK Pusat Yane Ardian Bima Arya menyampaikan, pelaksanaan Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi Nasional untuk penurunan angka anak dengan Zero Dose merupakan kerja sama Kementrian Kesehatan bersama NGO Gavi melalui program Zero-dose Immunization Program (ZIP). Dimana program Zero Dose ini pemberian imunisasi di usia 12 bulan sampai 5 tahun bagi anak dan balita yang belum mendapatkan imunisasi.

Baca Juga :  Jejaki Kerjasama Wagub Sumut Terima Kunjungan Dubes Polandia

” Kami, PKK sebagai perpanjang tangan Kemenkes hadir di 5 provinsi Sumbar, Riau, Jabar, Papua Tengah dan hari ini Kota Binjai mewakili Sumut. Jadi besar harapan kami Kota Binjai ini memiliki perfomance dan saling dukung untuk penurunan angka Zero Dose,” Katanya.

Ia mengatakan pemberian imunisasi sangat penting bagi anak, karena anak yang tidak diimunisasi berisiko tinggi terserang penyakit berbahaya seperti difteri, pertusis, dan tetanus (DPT). Hal ini berdampak pada resiko tumbuh kembang anak sejak dini.

Walikota Binjai Amir Hamzah menyambut baik Adovaksi dan Sosialisasi Imunisasi Nasional untuk penurunan angka anak dengan Zero Dose di Kota Binjai. Menurutnya, ini sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada warga masyarakat Kota Binjai.

Ia menyebut berbagai langkah dilakukan Pemko Binjai untuk meningkatkan cakupan imunisasi bagi masyarakat seperti pemetaan anak-anak yang masuk zero dose, penguatan posyandu dan puskesmas serta kolaborasi lintas sektor baik pendidikan maupun tokoh agama. rel

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Veteran Pasar 9 Mulai Dibeton Agustus, Dinas BMBKCK Sumut
Diduga Rugikan PAD, Bangunan di Jalan Tangkul dan Budi Utomo Disorot, Jumlah Unit Diduga Tak Sesuai PBG
Pemko Medan Targetkan 10.000 CCTV, Tahap Awal 2.000 Unit Masuk P-APBD 2026
Disnaker Medan Targetkan 100 Tenaga Kerja Tersalur ke Jepang
Lailatul Badri Minta Camat dan Lurah Patuhi Perwal Dalam Pemilihan Kepling di Medan Timur
Warga Gang Palem Medan Polonia Banjir 2 Bulan, Diduga Gara-gara Tembok 2 Meter Dibangun Tanpa Izin
Sekretariat DPRD Medan Gelar Coaching Clinic Peningkatan Kualitas Layanan
Maksimalkan Perolehan Pajak, Pemko Medan Ingin Seluruh Restoran dan Kafe Terapkan QRESTO
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:08 WIB

Jalan Veteran Pasar 9 Mulai Dibeton Agustus, Dinas BMBKCK Sumut

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:14 WIB

Diduga Rugikan PAD, Bangunan di Jalan Tangkul dan Budi Utomo Disorot, Jumlah Unit Diduga Tak Sesuai PBG

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:08 WIB

Pemko Medan Targetkan 10.000 CCTV, Tahap Awal 2.000 Unit Masuk P-APBD 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 14:53 WIB

Disnaker Medan Targetkan 100 Tenaga Kerja Tersalur ke Jepang

Senin, 13 Juli 2026 - 11:17 WIB

Lailatul Badri Minta Camat dan Lurah Patuhi Perwal Dalam Pemilihan Kepling di Medan Timur

Berita Terbaru

Berita

IMM Sumut Tegaskan Bobby Nasution Walkout Demi Legalitas

Selasa, 28 Jul 2026 - 15:20 WIB