MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) berencana menerapkan potongan (diskon) tarif tol pada sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dikelola untuk di libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, Selasa (2/12/2025), mengatakan enam ruas tol yang akan didiskon, di antaranya Ruas Tol Tol Indrapura-Kisaran, Sumatera Utara.
“Potongan tarif tol ini nantinya, ditujukan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan membantu mengurangi biaya perjalanan masyarakat pengguna tol di wilayah Sumatra kelancaran mobilitas masyarakat pada libur Nataru,” ujar Mardiansyah.
Adapun daftar enam ruas tol yang akan dikenakan tarif adalah:
1. Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung
2. Tol Indralaya-Prabumulih
3. Tol Pekanbaru-Dumai
4. Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar
5. Tol Indrapura-Kisaran
6. Tol Sigli-Banda Aceh.
“Dengan potongan pada enam ruas utama JTTS yang dikelola oleh Hutama Karya, kami berharap masyarakat dapat merasakan perjalanan yang lebih efisien dan terjangkau. Kami telah mengusulkan skema potongan tarif ini kepada BPJT dan siap menjalankannya sesuai arahan Pemerintah,” ujar Mardiansyah.
Sementara itu, lalu lintas pada periode libur akhir tahun rencananya akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hutama Karya memproyeksikan arus mudik rencananya meningkat sekitar 30%, sedangkan arus balik rencananya naik sekitar 34% dibandingkan kondisi normal.
Proyeksi ini, kata Mardiansyah, menjadi dasar penguatan kesiagaan operasional dan koordinasi lintas-instansi di sepanjang koridor JTTS kelolaan Hutama Karya.
Selain rencana pemberian potongan tarif, Hutama Karya memastikan bahwa hingga akhir tahun 2025 tidak ada ruas JTTS kelolaan Hutama Karya yang rencananya akan mengalami penyesuaian tarif.
Pada periode libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru, kebutuhan masyarakat untuk bepergian biasanya meningkat, sehingga menjaga stabilitas biaya perjalanan menjadi prioritas Hutama Karya.
“Kami memahami bahwa mobilitas masyarakat di penghujung tahun memiliki arti penting, dan kami ingin memastikan pengguna jalan dapat melakukan perjalanan dengan lebih tenang tanpa adanya kekhawatiran terhadap perubahan tarif. Dengan mempertahankan struktur tarif yang ada, kami berupaya memberikan ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat untuk bergerak dan berkegiatan di momen akhir tahun ini,” tutup Mardiansyah.
Penulis : Yuli









