Tangani Longsor dan Banjir, Polda Sumut Gunakan Teknologi Udara dan Satelit

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Polda Sumatera Utara menurunkan drone dan mobil Komob berteknologi satelit untuk membantu mengevakuasi korban longsor di Tapanuli Tengah dan banjir di Kota Sibolga, Rabu (26/11).

“Bantuan satu unit drone untuk memantau melalui udara sudah kita kerahkan ke lokasi bencana. Kemudian, ada pula kita turunkan satu unit mobil Komob yang digunakan untuk komunikasi satelit,” ujar Kombes Ferry, Rabu (26/11).

Baca Juga :  PLN Terus Perbaiki Jalur Listrik Langsa-Pangkalan Brandan

Lalu, disediakan pula 50 unit Handie-Talkie (HT) yang digunakan personel untuk berkomunikasi selama berada di wilayah bencana.

“Disediakan juga dua unit mobil repeater, satu unit starlink untuk jaringan internet. Tim diberangkatkan bersama dengan pers Samapta dan Sat Brimob,” tutur Ferry.

Hingga hari ini, sebanyak 1.902 KK terdampak dan 45 warga harus mengungsi di Tapanuli Tengah akibat longsor.

Baca Juga :  Diduga 5 Tahun Tidak Aktip Bekerja Tetap Gajian, Kades Paya Sampir Biarkan Bawahannya

“Kota Sibolga menjadi kota paling terdampak banjir. Ada lima orang yang meninggal di sini, 3 luka-luka dan empat masih dalam pencarian. Sedangkan rumah yang rusak sebanyak 17. Empat warga lainnya yang meninggal ada di Tapanuli Tengah karena longsor dan satu korban jiwa tercatat akibat pohon tumbang di Tapanuli Selatan,” ucap Ferry. Yoelie

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan
Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo
Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat
Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot
Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis
Di Duga Lemah Pengawasan, Proyek Irigasi Rp 588 Jura di Lokkung Raya Simalungun Retak Dini
Proyek Rekontruksi Jalan Dinas PUTR Simalungun Terkesan Asal Jadi
Kejatisu Tahan GM PT Yodya Karya (Persero) Dalam Kasus Dugaan Korupsi Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Tele
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:15 WIB

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:04 WIB

Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:38 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:32 WIB

Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:31 WIB

Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis

Berita Terbaru