BGN Rilis Juknis Baru Kapasitas Pelayanan SPPG untuk Program MBG

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARASUMUTONLINE.ID- Badan Gizi Nasional (BGN) merilis petunjuk teknis (Juknis) terbaru terkait kapasitas pelayanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam aturan yang diperbarui tersebut, setiap SPPG yang baru mulai beroperasi dibatasi maksimal melayani 2.500 penerima manfaat.

Mengutip laporan Antara, Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa penetapan kapasitas ini diperlukan agar kualitas layanan dan pengelolaan gizi di setiap SPPG tetap terjaga.

“Selama ini SPPG bisa melayani 3.000–4.000 orang. Dengan Juknis baru, kami menetapkan batas rata-rata 2.500, terdiri dari 2.000 anak sekolah dan minimal 500 ibu hamil, ibu menyusui, serta balita,” ujar Dadan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Jumat (14/11).

Baca Juga :  17 Orang Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Kayu Gelondongan di Sumut

Ia menambahkan bahwa SPPG yang memiliki tenaga dapur terampil tetap diperbolehkan melayani hingga 3.000 penerima manfaat. Dadan menekankan bahwa aturan baru ini tidak boleh menyebabkan adanya penerima manfaat yang terabaikan.

Sebagai langkah memperkuat tata kelola MBG, BGN juga menyoroti pentingnya standar keamanan dan higienitas pangan di seluruh SPPG. Setiap satuan diwajibkan menggunakan rapid test guna mencegah risiko keracunan makanan serta memastikan alat memasak dan peralatan makan dalam kondisi steril.

“Seluruh SPPG harus memakai alat sterilisasi untuk ompreng atau food tray, serta memanfaatkan air bersertifikat atau air yang telah melalui sistem filtrasi agar kualitas air untuk memasak dan mencuci tetap aman,” ucapnya.

Baca Juga :  Panglima TNI Naikkan Pangkat 2 Prajurit yang Turunkan Bendera Bulan Bintang di Aceh

Selain itu, BGN mewajibkan adanya pelatihan dan bimbingan teknis rutin bagi penjamah makanan agar memahami prinsip sanitasi, higienitas, dan keamanan pangan. Dadan juga meminta seluruh SPPG segera memenuhi Sertifikasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS), HACCP, dan sertifikasi halal.

Per 11 November 2025, BGN mencatat bahwa program MBG telah menjangkau 41,6 juta penerima manfaat melalui 14.773 SPPG yang tersebar di Indonesia. Realisasi anggarannya mencapai Rp43,4 triliun, atau sekitar 61,23 persen dari pagu MBG tahun 2025 yang sebesar Rp71 triliun.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabwo Siapkan Surat Pemberhentian Listyo Sigit
Polri Terapkan Tiga Pasal Terhadap Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
BREAKING: Bareskrim Tetapkan Mantan Kapolri LSP Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
HARI Minta Kapolri Selesaikan Polemik Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Secara Musyawarah
Perumda Tirtanadi Raih Juara Pertama Konten Video Satya JKN Award 2026
Amran Sulaiman Copot 8 Pejabat Bulog dan Bapanas, Buntut Beras SPHP Diduga Dioplos
PPP Sumut di Persimpangan Jalan, Ulama Sebut Pengurus Sumut Termasuk yang Dipecat Kubu Mardiono
Menteri LH Bersama Pemuda Pancasila Tanam 100 Ribu Pohon di Sumut
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:00 WIB

Presiden Prabwo Siapkan Surat Pemberhentian Listyo Sigit

Rabu, 4 November 2026 - 12:57 WIB

Polri Terapkan Tiga Pasal Terhadap Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 23:27 WIB

BREAKING: Bareskrim Tetapkan Mantan Kapolri LSP Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo

Senin, 2 November 2026 - 23:03 WIB

HARI Minta Kapolri Selesaikan Polemik Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Secara Musyawarah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:21 WIB

Perumda Tirtanadi Raih Juara Pertama Konten Video Satya JKN Award 2026

Berita Terbaru

Daerah

Pemkab Deli Serdang Dukung Pelestarian Budaya Karo

Kamis, 5 Nov 2026 - 12:11 WIB