Ketua NasDem Sumut Bantah Memicu Keributan Saat Bentrok Didepan Kediaman Mantan Bupati Tapteng

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Sumatera Utara (Sumut), Rahmansyah Sibarani, memberikan klarifikasi atas peristiwa kericuhan yang terjadi di Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), pada Jumat (31/10) lalu.

Melalui unggahan di akun media sosial nya Rahmansyah menegaskan bahwa kehadirannya di lokasi bukan untuk memicu keributan, melainkan untuk membantu meredam dan memediasi bentrokan yang terjadi di depan rumah mantan Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, yang juga merupakan saudara kandungnya.

“Bagi siapapun yang punya akun yang memposting video kericuhan, penuh harapan saya, jika mengambil gambar atau video, tolong jangan sebelah arah saja mengambilnya. Kecuali ada niat saudara untuk membuat kericuhan,” tulis Rahmansyah Sabtu (1/11).

Ia menegaskan, kehadirannya semata-mata untuk membantu pihak keamanan dan mencegah bentrok antar kelompok yang sempat memanas di lokasi tersebut.

Baca Juga :  BEM UMN Al-Washliyah Soroti Alokasikan Rp2,7 M Beli Mobil LC 300 GR Sport Dinkes Sumut

“Dengan bukti video saudara yang sudah mempersiapkan kamera atau video pada diri saya, padahal saya memang tidak punya niat membuat kericuhan. Dan saya tidak ada menyiapkan kamera atau video apapun,” kata politisi Nasdem itu.

Dalam rekaman vidio yang saat ini tengah ramai di perbincangkan, tanpak Rahmansyah berada di tengah kerumunan massa saat berdiskusi dengan pihak kepolisian dan perwakilan demonstran. Ia mengaku sempat berupaya melerai massa sebelum situasi memanas.

“Perlu saya sampaikan, tadinya saya sudah ikut melerai bersama pihak keamanan. Tapi saya dilempar batu secara bertubi-tubi. Mohon tanya hati kecil saudara/i, kalau memang tadi berada di tempat, benar atau tidak kata-kata saya ini. Dan kalau ditanya mengapa saya berada di lokasi, saya ini lagi berada di rumah saudara kandung saya!” tulisnya.

Baca Juga :  MADILOG Sumut Geruduk Kementerian PU dan KPK RI, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Rp4 Miliar

Sebelumnya, kericuhan terjadi saat massa aksi melintas di depan rumah mantan Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani. Situasi memanas setelah diduga terjadi provokasi yang memicu bentrok antara massa unjuk rasa dan kelompok yang berjaga di sekitar rumah mantan bupati tersebut.

Beruntung, aparat kepolisian cepat bertindak dan berhasil mengendalikan situasi. Setelah kondisi kondusif, massa melanjutkan aksinya menuju gedung DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait tuntutan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) guna mengusut dugaan korupsi dalam pembangunan kantor Bupati Tapteng yang kini kondisinya mangkrak.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Toko Serba Rp35 Ribu di Jalan Dahlan Tanjung Morawa
Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur
LIPPSU Soroti Kesejahteraan Kepling Medan Jelang APEKSI 2026
Stok Beras SPHP Bulog Kosong di Simalungun, Warga Minta Penyaluran Dipercepat
Bupati Batu Bara Klaim Bisa Bikin 300 Media, FORMATSU: Demokrasi Butuh Kritik, Bukan Sekadar Pidato
Rumah Adat Monumen Sisingamangaraja XII Medan Hangus Terbakar
Ratusan Mahasiswa Nommensen Demo DPRD Sumut, Tolak Program MBG
Wakil Bupati Deli Serdang Terima Aspirasi Masyarakat Peduli MBG
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:13 WIB

Kebakaran Hanguskan Toko Serba Rp35 Ribu di Jalan Dahlan Tanjung Morawa

Senin, 22 Juni 2026 - 22:57 WIB

Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur

Senin, 22 Juni 2026 - 21:41 WIB

LIPPSU Soroti Kesejahteraan Kepling Medan Jelang APEKSI 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 21:21 WIB

Stok Beras SPHP Bulog Kosong di Simalungun, Warga Minta Penyaluran Dipercepat

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00 WIB

Bupati Batu Bara Klaim Bisa Bikin 300 Media, FORMATSU: Demokrasi Butuh Kritik, Bukan Sekadar Pidato

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kakanwil Kemenag Sumut: 3 Prinsip JFT, “Jangan Pungut Biaya:

Selasa, 23 Jun 2026 - 09:32 WIB

Nasional

Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur

Senin, 22 Jun 2026 - 22:57 WIB