Mahasiswa USU Gelar Aksi “Gerakan Mahasiswa Menggugat”, Desak Audit Keuangan dan Ulang Pemilihan Rektor

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN,SUARASUMUTONLINE ID— Puluhan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus (AMPK) menggelar aksi Gerakan Mahasiswa Menggugat (GMM) di depan Biro Rektorat USU, Senin (13/10) sore.

Dalam aksinya, mahasiswa menyuarakan krisis integritas, dugaan penyalahgunaan kekuasaan, serta indikasi praktik korupsi yang dinilai mencoreng nama baik kampus. Mereka mendesak dilakukan audit menyeluruh terhadap keuangan USU serta ulang pemilihan rektor yang dianggap tidak demokratis.

“Usut dan benahi USU agar menjadi kampus yang bebas dari intrik dan kepentingan politik. Lakukan audit keuangan dan ulang pemilihan rektor yang lebih jujur serta demokratis,” ujar Koordinator Aksi AMPK-GMM, Aldo, di sela aksi.

Aksi ini sempat mendapat intimidasi dari pihak keamanan kampus, bahkan Wakil Rektor I USU, Edy Ikhsan, turun langsung meminta massa membubarkan diri dengan alasan menjaga nama baik universitas. Meski sebagian mahasiswa terpaksa mundur, aksi tetap berlangsung sekitar 20 menit.

Soroti Dugaan Cacat Etika dan KKN dalam Pilrek

AMPK-GMM menilai proses penyaringan Senat Akademik USU pada 25 September 2025 cacat hukum dan etika akademik. Mereka mendesak Majelis Wali Amanat (MWA) dan Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi RI mengambil alih proses pemilihan rektor.

Baca Juga :  Rico Waas Berharap Peserta Program Pertukaran Pelajar Siap Jadi Agen Perubahan

Mahasiswa menolak hasil Pilrek yang disebut sarat pelanggaran, seperti pemotretan surat suara oleh anggota senat, dugaan intimidasi, serta indikasi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pemilihan MWA hingga Pilrek.

“Demokrasi kampus di USU telah mati secara terstruktur, sistematis, dan masif,” sebut AMPK-GMM dalam pernyataan sikapnya.

Selain Pilrek, mahasiswa menyoroti sejumlah persoalan keuangan kampus, termasuk hibah Rp41 miliar dari Pemprov Sumut yang dikaitkan dengan proyek UMKM Square USU. Mereka menilai pengelolaan dana tersebut tidak transparan dan menimbulkan tanda tanya publik.

AMPK-GMM juga menuntut audit aset kebun sawit USU seluas 5.610 hektare di Mandailing Natal, yang dinilai tidak lagi dikelola untuk kepentingan pendidikan.

Menurut mahasiswa, audit keuangan dan aset perlu dilakukan untuk memastikan dana universitas digunakan sepenuhnya bagi peningkatan fasilitas, beasiswa, dan penurunan UKT mahasiswa.

Baca Juga :  Brimob Polda Sumut Gelar Minggu Kasih

Mahasiswa turut menyoroti dugaan keterlibatan Rektor USU, Prof. Muryanto Amin, dalam pembahasan anggaran Pemprov Sumut yang kini tengah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka menuntut rektor memberikan klarifikasi terbuka kepada publik dan bersikap kooperatif terhadap penegak hukum.

“Jika tidak mampu menjelaskan secara jujur dan transparan, Rektor sebaiknya mundur secara terhormat,” ujar Aldo.

AMPK-GMM juga mendesak reformasi total tata kelola kampus melalui peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan publik. Mereka meminta Itjen Kemendiktisaintek turun langsung melakukan investigasi independen atas dugaan pelanggaran selama masa kepemimpinan Rektor saat ini.

Kembalikan Marwah USU

Dalam pernyataan penutupnya, AMPK-GMM menegaskan bahwa setiap penyimpangan keuangan kampus merupakan bentuk “korupsi terhadap masa depan mahasiswa dan martabat ilmu pengetahuan.

Mereka mengimbau MWA, Senat Akademik, dan Dewan Guru Besar USU untuk tidak berdiam diri terhadap praktik yang dianggap merusak moral dan integritas akademik.

“USU harus dikembalikan sebagai universitas rakyat, tempat kebenaran dan ilmu pengetahuan dijunjung tinggi, bukan dijadikan alat kepentingan pribadi,” tutup pernyataan AMPK-GMM.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iduladha 1447, Bobby Nasution Sholat Id di Binjai dan Akan Salurkan Kurban ke Daerah-daerah
Ustad Dasad Latif Hadiri Tabligh Akbar bersama Gubsu di Mesjid Raya Al-Mashun
Sekolah Rakyat Medan Tekankan Kesiapan Mental Siswa, Dorong Program Parenting Day
Komisi 3 DPRD Medan Soroti Tarif Parkir Progresif dan Tunggakan Gaji PUD Pembangunan
PT. Socfindo Indonesia Medan Gelar Pelatihan Pembuatan Super Food Tempe
Warga Keluhkan Pungli Parkir di CFN Medan, Rico Waas Instruksikan Tindakan Tegas
Sambut May Day, Rico Waas: Momentum Perkuat Sinergi Nyata Pemerintah dan Pekerja
273 Unit BRT akan Hubungkan Medan, Binjai dan Deliserdang Mulai Juni 2027
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:17 WIB

Iduladha 1447, Bobby Nasution Sholat Id di Binjai dan Akan Salurkan Kurban ke Daerah-daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:15 WIB

Ustad Dasad Latif Hadiri Tabligh Akbar bersama Gubsu di Mesjid Raya Al-Mashun

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:29 WIB

Sekolah Rakyat Medan Tekankan Kesiapan Mental Siswa, Dorong Program Parenting Day

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:47 WIB

Komisi 3 DPRD Medan Soroti Tarif Parkir Progresif dan Tunggakan Gaji PUD Pembangunan

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

PT. Socfindo Indonesia Medan Gelar Pelatihan Pembuatan Super Food Tempe

Berita Terbaru

Hukum

3 Eks Pejabat PT Inalum Didakwa Korupsi Rp 141 Miliar

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Hukum

Kompol Dedi Resmi Dipecat Usai Viral Kasus Narkoba

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:29 WIB