Laporan Ditolak Polisi, Wakil Wali Kota Turun Langsung Ke Rumah Korban Kekerasan dan Pelecehan seksual

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN,SUARASUMUTONLINE.ID- Gerak cepat, Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin turun langsung kelapangan melihat warganya yang jadi korban kekerasan seksual hingga trauma berat Rabu malam (20/8).

Suasana haru menyelimuti rumah korban penganiayaan dan pelecehan seksual yang sedang berjuang melawan trauma dan menahan sakit di tubuhnya di Jalan Menteng, Medan.

Kondisinya kian memprihatinkan Matanya bengkak, tubuhnya lemah, dan sesekali mengigau akibat syok berat. Harapan keluarga sempat pupus setelah laporan mereka ke kepolisian ditolak. Bahkan, untuk membawa korban ke rumah sakit pun mereka tak berdaya.

Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap datang sekitar pukul 22.00 WIB, ia langsung memerintahkan agar ambulans segera membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  Polisi Gelar Rekontruksi Kebakaran Rumah Hakim Khamozaro Waruwu

“Ya, saya dapat laporan dari masyarakat bahwa ada warga kita yang benar-benar perlu ditolong dengan cepat. Makanya saya langsung datang dan melihat kondisinya. Memang harus segera dibawa ke rumah sakit,” kata Zakiyuddin, Kamis (21/8).

Zakiyuddin memastikan korban akan mendapatkan visum sebagai bagian dari proses hukum. Nantinya pihak kepolisian akan menangani kasus ini.

“Dan keluarga bisa mengetahui apa yang benar-benar dialami korban,” jelasnya.

Suci, salah satu keluarga korban, tak kuasa menahan tangis. Ia mengaku sempat putus asa ketika laporan mereka ditolak polisi.

“Kami bingung harus bagaimana lagi. Mau ke rumah sakit pun tidak bisa. Tapi alhamdulillah, dengan bantuan Pak Wakil Wali Kota yang langsung datang, akhirnya keponakan saya bisa dibawa ke rumah sakit dan mendapat perawatan. Terima kasih Pak,” ucapnya dengan suara lirih.

Baca Juga :  Pansus DPRD Deli Serdang Temukan Dugaan Kebocoran PAD Miliaran di 4 Perumahan CitraLand

Ia berharap pelaku bisa segera ditangkap dan dihukum setimpal.

“Kalau tidak, bisa banyak lagi korban lain seperti keponakan saya,” tegasnya.

Menurut penuturan keluarga, peristiwa tragis itu bermula ketika korban berkenalan dengan pelaku melalui media sosial. Pelaku kemudian mengajak korban jalan bersama.

Namun, bukannya melindungi, pelaku justru membawa korban ke kosannya. Saat korban menolak, ia malah dipukul hingga babak belur.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antrian BBM Sampai Menginap Dijalan, Warga Minta Gubernur dan DPRDSU Bertindak
Pemko Tanjungbalai dan BPPMHKP Sepakat Optimalkan Layanan Sertifikasi Mutu Perikanan Gratis
DPRD Tanjungbalai Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Perda
Klarifikasi Bank Sumut Pasca Temuan BPK: Kredit WF Masih Diselesaikan, Outstanding Sudah Kecil
Komandan Madina Desak Polres Madina Usut Dugaan PETI di Sungai Bubu Kawasan Sulang Aling
Jembatan Aek Batahan Madina Tembus 57 Persen, Bupati Minta Libatkan Pekerja Lokal
Vonis Mati untuk Pembunuh Mahasiswa di Deli Serdang, Motif Demi Bayar Cicilan Motor
Ijeck Desak DJKA Percepat Pembangunan Jalur Kereta Api Medan-Aceh
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:18 WIB

Antrian BBM Sampai Menginap Dijalan, Warga Minta Gubernur dan DPRDSU Bertindak

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:46 WIB

Pemko Tanjungbalai dan BPPMHKP Sepakat Optimalkan Layanan Sertifikasi Mutu Perikanan Gratis

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:41 WIB

DPRD Tanjungbalai Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Perda

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:13 WIB

Klarifikasi Bank Sumut Pasca Temuan BPK: Kredit WF Masih Diselesaikan, Outstanding Sudah Kecil

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:32 WIB

Jembatan Aek Batahan Madina Tembus 57 Persen, Bupati Minta Libatkan Pekerja Lokal

Berita Terbaru