SIMALUNGUN, SSOL..ID- Direksi PT Perkebunan Nusantara 4 – PTPN 4 diminta segera turun tangan memperbaiki SMP Yapekdis binaan Yaspendik di Kebun Dolok Ilir. Gedung sekolah tersebut ambruk diterjang angin puting beliung.
Pantauan di lapangan, Senin (3/8/2026), bangunan SMP Yapekdis Perkebunan Nusantara 4 Unit Dolok Ilir, Desa Dolok Ilir, Kecamatan Dolok Batunanggar, Simalungun, sudah tidak layak dipakai.
Saat ini proses belajar mengajar terpaksa dipindahkan ke gedung tua aset Pabrik Mesin Tenera Dolok Ilir.
Kepala Sekolah Bu Aida Wati, http://S.Pd bersama 10 tenaga guru honorer tetap bertahan mengajar meski kondisi sarana dan kesejahteraan sangat memprihatinkan.
“Gaji dan tunjangan guru sangat miris, tidak sesuai kebutuhan saat ini. Tapi semangat mengajar tidak pernah padam,”ujar salah satu guru.
Ironisnya, minat siswa justru meningkat di tahun ajaran 2026/2027.
Ada 17 Sekolah Binaan PN4
Berdasarkan data, ada 17 sekolah binaan Yayasan Pendidikan – Yaspendik di bawah PTPN 4. Sekolah itu tersebar di Dolok Ilir, Bah Jambi, Gunung Bayu, Sosa, Taman Asuhan Jl MH Sitorus Pematangsiantar, Pasir Mandoge, Dolok Sinembah, Bukit Lima Mayang, Air Jamu, Air Batu, Sei Langkat, dan Tanggamus.
Penanganan sekolah-sekolah ini berada di bawah Bagian SDM dan Yaspendik Direksi PN4.
Keprihatinan ini juga disuarakan alumni. Prof. Tulus dosen USU bersama Analis dan Haryadi sempat turun ke lokasi untuk melobi Direksi PN4 agar segera menurunkan bantuan pembangunan.”Kami berharap Direksi PN4 peduli. Bangun kembali gedung sekolah, dan tingkatkan kesejahteraan guru honorer di 17 sekolah binaan ini. Ini sejalan dengan visi PTPN 4 Maju Sejahtera Bersama Lingkungan,” harap pihak sekolah.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Direksi PN4 belum memberikan keterangan resmi.
Penulis : Nurleli
Editor : Bahrum Nasution









