Semen Langka di Tanjungbalai-Asahan, Harga Tembus Rp90 Ribu.

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGBALAI, SSOL.ID — Bahan konstruksi di Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai mengalami kelangkaan dalam beberapa bulan terakhir. Dua komoditas yang paling terdampak adalah semen dan besi.

Ketua Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Ardin Grup, Suyono SW, menyebut kelangkaan terjadi akibat banyaknya proyek nasional yang datang secara mendadak dan serentak di daerah.

“Kelangkaan memang terjadi beberapa bulan terakhir. Kami menduga karena adanya proyeksi nasional yang datangnya mendadak dan serentak di daerah. Sehingga, daerah itu tidak sanggup memenuhi permintaan,” kata Suyono, Sabtu, 4 Juli 2026.

Baca Juga :  Wali Kota Tanjungbalai Menerima Audensi Pengurus Yayasan Vihara Tri Ratna 

Diduga Terkait Program KDKMP

Suyono menduga program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) turut memicu kelangkaan. Pasalnya, pembangunan dilakukan serentak sementara stok tidak bertambah.

“KDKMP inikan mendadak dan serentak. Sedangkan stok tidak bertambah, dan inilah yang menyebabkan kelangkaan. Mereka membangun serentak, jadi di pasar habis, sehingga terjadi kenaikan harga. Ini memang sudah hukum ekonomi, meningkat permintaan, semakin tinggi harga,” ujarnya.

Harga Semen Naik Drastis

Akibat kelangkaan, harga semen melonjak. Data di lapangan menyebut semen Tiga Roda dari Rp68.000–Rp70.000 menjadi Rp90.000 per sak. Semen Garuda dari Rp50.000 naik ke Rp80.000. Semen Merah Putih dari Rp55.000 menjadi Rp80.000.

Baca Juga :  Walikota Buka Musrenbang RPJMD Kota Tanjungbalai Tahun 2025 - 2029

Suyono meminta pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan mengontrol peredaran agar tidak dimanfaatkan “mafia”. Ia khawatir kelangkaan akan menghambat pembangunan sekolah, layanan kesehatan, dan infrastruktur jalan.

“Ini bukan dampak dari inflasi perang, karena ini semua produk dalam negeri. Semen kita produksi sendiri, besi juga begitu. Harusnya ada peraturan agar mafia-mafia itu tidak bisa memanfaatkan hal seperti ini,” tegasnya.

 

Penulis : Herman Chan

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Deli Serdang Resmikan Lebih dari 18,4 Km Jalan di Percut Sei Tuan
Terlibat Korupsi Ganti Rugi Makam Tol Binjai-Langsa Rp526 Juta Mantan Kadus di Langkat Divonis 3 Tahun
Rehabilitasi SDN 108076 Percut Sei Tuan Hampir Rampung, Fasilitas Sekolah Dibenahi
Tim Evaluasi PTP2WKSS Provinsi Sumut Kunjungi Desa Ramunia I, Dorong Keberlanjutan Pemberdayaan Perempuan
Wakil Bupati Deli Serdang Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi I Hamparan Perak
Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam Berikan Ekstra Puding kepada WBP Lansia yang Membutuhkan
Padepokan Iqro Desa Kolam Jadi Perpustakaan Desa Terbaik Deli Serdang
Percepat Informasi Kebencanaan, Pemkab Deli Serdang Terima WRS dari BMKG
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Bupati Deli Serdang Resmikan Lebih dari 18,4 Km Jalan di Percut Sei Tuan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Terlibat Korupsi Ganti Rugi Makam Tol Binjai-Langsa Rp526 Juta Mantan Kadus di Langkat Divonis 3 Tahun

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Tim Evaluasi PTP2WKSS Provinsi Sumut Kunjungi Desa Ramunia I, Dorong Keberlanjutan Pemberdayaan Perempuan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Wakil Bupati Deli Serdang Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi I Hamparan Perak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam Berikan Ekstra Puding kepada WBP Lansia yang Membutuhkan

Berita Terbaru

Berita

Bapenda Medan Raih 3 Penghargaan Nasional

Sabtu, 10 Okt 2026 - 11:05 WIB