MEDAN, SSOL.ID – Mahasiswa yang menggelar aksi di depan Lapangan Merdeka Medan memaksa truk TNI untuk putar balik saat akan melintas di Jalan Balai Kota.
Dari amatan detikSumut pada Rabu (17/6) pukul 17.00 WIB di lokasi, mahasiswa langsung mengerumuni truk yang akan melintas dan berteriak “mundur”.
Sementara personel TNI yang ada di dalam truk sempat memaksa untuk lewat dan menghidupkan sirine. Selama aksi berlangsung, mahasiswa sempat meminta pengendara yang lewat untuk putar balik menuju arah Jalan Imam Bonjol. Namun beberapa pengendara sepeda motor dan sopir ojek online tetap diperbolehkan melintas.
“Rakyat tengah memperjuangkan haknya, silakan putar balik,” teriak seorang mahasiswa.
Karena desakan para mahasiswa, truk TNI tersebut pun akhirnya putar balik melewati jalan Imam Bonjol, Medan.
Diberitakan sebelumnya, ratusan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi dengan menutup jalan menuju Lapangan Merdeka Medan.
Dilokasi, Rabu (17/6) pukul 16.00 WIB, mahasiswa menggelar aksi tepat di persimpangan Jalan Raden Saleh menuju Jalan Balai Kota. Para pengendara yang tengah menuju Jalan Balai Kota diminta untuk putar balik ke arah Jalan Imam Bonjol.
Dalam aksi tersebut, massa aksi secara bergantian melakukan orasi. Mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan di antaranya cabut revisi Undang-undang Polri, hentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta kembalikan TNI ke barak.
“Beberapa tuntutan kami di antaranya cabut revisi UU Polri. Hentikan program MBG dan kembalikan TNI ke barak,” ujar seorang orator.
Selain itu, massa aksi juga menilai program MBG tidak berpihak kepada rakyat.
“Kami meminta pemerintah untuk memberhentikan MBG karena itu tidak pernah pro terhadap rakyat. Di balik MBG ada persengkongkolan jahat di antara para pejabat,” ungkapnya.
Penulis : Yuli









