Dewan Peduli Negeri Klarifikasi Terkait Kericuhan di Depan BRI Iskandar Muda

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Dewan Peduli Negeri memberikan klarifikasi terkait kericuhan yang terjadi saat aksi unjuk rasa di depan kantor BRI Cabang Iskandar Muda. Dalam keterangannya, massa aksi menilai kericuhan dipicu oleh tindakan berlebihan dari petugas keamanan bank terhadap para demonstran, termasuk peserta aksi perempuan.

Koordinator aksi dari Dewan Peduli Negeri, Reza Nasution, mengatakan pihaknya sejak awal tidak menginginkan terjadinya bentrokan dalam aksi tersebut. Namun situasi memanas setelah adanya dugaan tindakan represif dari petugas keamanan di lokasi.

“Kami Dewan Peduli Negeri sangat menyayangkan terjadinya kericuhan di depan BRI Iskandar Muda. Kericuhan itu terjadi diduga karena tindakan berlebihan yang dilakukan petugas keamanan bank. Ada upaya pemukulan terhadap peserta aksi perempuan menggunakan tongkat, bahkan ada pemdemo wanita yang dikabarkan pingsan akibat insiden tersebut,” ujar Reza Nasution selaku koordinator aksi, Jumat (8/5) malam.

Baca Juga :  Chandra Dalimunthe Ditunjuk Sebagai Plt Kadis PUPR

Menurutnya, aksi yang dilakukan bertujuan untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan damai. Ia menegaskan massa aksi tidak memiliki niat untuk membuat kerusuhan ataupun memancing bentrokan dengan pihak keamanan.

“Kami juga tidak ingin bentrokan terjadi. Aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat. Namun kami menilai tindakan arogan dari oknum keamanan justru membuat situasi menjadi tidak kondusif,” lanjutnya.

Baca Juga :  SMAN 3 Medan Bidik Kampus Luar Negeri

Dewan Peduli Negeri meminta agar peristiwa tersebut menjadi perhatian serius semua pihak, termasuk manajemen bank dan aparat terkait, agar kejadian serupa tidak kembali terulang saat masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum.

Selain itu, mereka juga meminta adanya evaluasi terhadap tindakan pengamanan aksi unjuk rasa agar tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, khususnya terhadap peserta aksi perempuan.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UINSU Tembus Peringkat Dunia THE WUR 2026, Rektor Terima Penghargaan Menag RI
Bupati-Wabup Sergai Turun Langsung ke Sipispis Pasca Bentrok, Janji Mediasi Senin
Pabrik Sepatu Yumeida Deliserdang Ludes 80 Persen, Damkar 3 Kota Dikerahkan
Puluhan Tahun Rusak, Jalan Aek Nabara–Tanjung Elang Labuhanbatu Akhirnya Dibeton
Pembangunan Jembatan Aramco Rampung, Karya Nyata Kodim 0213 Nias Lancarkan Akses Warga
Pemprov Tutup Tambang Ilegal di Sekitar Galang
Sejumlah Kapolres di Sumut Juga Dimutasi
Kapolri Tunjuk AKBP Dony Satria Wicaksono Jadi Kapolres Batu Bara yang Baru Gantikan AKBP Doly
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:41 WIB

UINSU Tembus Peringkat Dunia THE WUR 2026, Rektor Terima Penghargaan Menag RI

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:29 WIB

Pabrik Sepatu Yumeida Deliserdang Ludes 80 Persen, Damkar 3 Kota Dikerahkan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:22 WIB

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Aek Nabara–Tanjung Elang Labuhanbatu Akhirnya Dibeton

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:59 WIB

Pembangunan Jembatan Aramco Rampung, Karya Nyata Kodim 0213 Nias Lancarkan Akses Warga

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:58 WIB

Pemprov Tutup Tambang Ilegal di Sekitar Galang

Berita Terbaru