Diduga Tewas di “Tong” Tambang Milik H. Endang, Satma AMPI Madina: Jangan Ada yang Dilindungi, Bongkar Semua!”

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, SUARASUMUTONLINE.ID– Bendahara Satma AMPI Madina, Muhammad Saleh, melontarkan kritik keras atas tewasnya seorang pria berinisial F (36), warga Desa Panyabungan Tonga, yang diduga menjadi korban aksi brutal di kawasan tambang emas ilegal, Rabu (8/4).

Korban ditemukan tidak bernyawa di lokasi pengolahan limbah tambang (tong) yang berada di perbatasan Kecamatan Panyabungan Barat dan Hutabargot. Lokasi tersebut dugaan diketahui milik H. Endang.

Kondisi korban sangat mengenaskan, dengan luka bacok di sejumlah bagian tubuh, terutama di area kepala dan tangan, yang mengindikasikan adanya kekerasan serius sebelum korban meninggal dunia.

Muhammad Saleh menegaskan, peristiwa ini tidak bisa lagi dianggap sebagai kejadian biasa, melainkan sudah menjadi kejahatan serius yang harus diusut sampai ke akar-akarnya.

“Ini bukan lagi sekadar dugaan main hakim sendiri. Ini pembunuhan yang terjadi di lokasi yang jelas-jelas ada pemiliknya. Tidak boleh ada yang cuci tangan,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkab Simalungun Lantik 820 PPPK Paruh Waktu, Perkuat Layanan Publik dan Kepastian Kerja

Ia secara terang menyentil pihak-pihak yang memiliki keterkaitan dengan lokasi tersebut agar tidak berlindung di balik diamnya situasi.

“Kalau lokasi itu di duga milik H. Endang, maka semua yang terjadi di dalamnya harus jelas.

Siapa yang bekerja di sana? Siapa yang menguasai? Siapa yang bertanggung jawab? Ini harus dibuka seterang-terangnya,” ujarnya tajam.

Saleh juga menyoroti dugaan kuat adanya pembiaran terhadap aktivitas tambang dan pengolahan limbah ilegal yang selama ini terus berjalan tanpa penindakan tegas.

“Jangan sampai publik menilai ada oknum yang bermain atau melindungi aktivitas ini. Karena faktanya, lokasi-lokasi seperti ini tetap beroperasi dan kini sudah memakan korban jiwa,” katanya.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Tanjungbalai Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Di Kantor BPBD

Ia mendesak aparat penegak hukum untuk tidak setengah hati dalam menangani kasus ini, serta berani mengusut seluruh pihak yang terlibat, termasuk yang memiliki kekuasaan maupun pengaruh.

“Kami minta aparat jangan hanya tangkap pelaku lapangan. Bongkar semua, dari bawah sampai ke atas. Siapapun yang terlibat harus diperiksa. Jangan ada yang kebal hukum,” tegasnya.

Menurutnya, jika kasus ini tidak diusut secara transparan dan menyeluruh, maka akan semakin memperkuat ketidakpercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

“Ini ujian bagi aparat. Kalau tidak tuntas, maka ini akan jadi bukti bahwa hukum bisa kalah oleh kepentingan. Dan itu sangat berbahaya,” tutup Muhammad Saleh dengan nada keras.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stok Beras SPHP Bulog Kosong di Simalungun, Warga Minta Penyaluran Dipercepat
Bupati Batu Bara Klaim Bisa Bikin 300 Media, FORMATSU: Demokrasi Butuh Kritik, Bukan Sekadar Pidato
Wakil Bupati Deli Serdang Terima Aspirasi Masyarakat Peduli MBG
Cabjari Labuhan Deli Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara
Dinsos Pematangsiantar Beri Trauma Healing ke 311 Pedagang Pasar Parluasan
SMAN 2 Pematangsiantar Siapkan 10 Rombel PPDB 2026
“Siantar Darurat Kriminal, Timbul Lingga: Jangan Diam!
Kasat Reskrim dan Dua Kapolsek di Polresta Deli Serdang Dimutasi
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 21:21 WIB

Stok Beras SPHP Bulog Kosong di Simalungun, Warga Minta Penyaluran Dipercepat

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00 WIB

Bupati Batu Bara Klaim Bisa Bikin 300 Media, FORMATSU: Demokrasi Butuh Kritik, Bukan Sekadar Pidato

Senin, 22 Juni 2026 - 19:54 WIB

Wakil Bupati Deli Serdang Terima Aspirasi Masyarakat Peduli MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 19:43 WIB

Cabjari Labuhan Deli Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara

Senin, 22 Juni 2026 - 10:52 WIB

Dinsos Pematangsiantar Beri Trauma Healing ke 311 Pedagang Pasar Parluasan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kakanwil Kemenag Sumut: 3 Prinsip JFT, “Jangan Pungut Biaya:

Selasa, 23 Jun 2026 - 09:32 WIB

Nasional

Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur

Senin, 22 Jun 2026 - 22:57 WIB