DPRD Medan Usul Ranperda Kesehatan Dibahas di Pansus

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Fraksi PDIP DPRD Kota Medan meminta perubahan Ranperda Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan dibahas melalui tingkat Panitia Khusus (Pansus) dengan melibatkan stakeholder terkait.

Pasalnya, beberapa hal penting yang menjadi fokus dalam perubahan Ranperda Kesehatan tersebut harus dibahas secara lanjut agar bisa lebih efisien dan lebih sempurna.

“Tujuan perubahan Ranperda untuk menjamin kesehatan masyarakat. Sejak awal Fraksi PDIP mendukung hal tersebut. Dengan pembahasan dari berbagai pihak, kita harap segala urusan di layanan kesehatan bisa terjawab dan diatasi,” ucap Anggota DPRD Kota Medan, Johannes Hutagalung, saat membacakan jawab Fraksi PDIP dalam Rapat Paripurna di gedung dewan, Senin (6/4).

Baca Juga :  Rico Waas Ajak 20 Siswa SMP Belajar Sejarah dan Pemerintahan di Kantor Wali Kota Medan

Johannes mengatakan, ada 6 pilar yang meliputi transformasi kesehatan sesuai arahan Pemerintah Pusat, yakni Layanan Rujukan, Layanan Primer, Ketahanan Kesehatan, SDM Kesehatan, Teknologi Kesehatan dan Pembiayaan Kesehatan.

“Masukan Wali Kota Medan seperti sistem informasi kesehatan yang terintegrasi melalui rekaman medis elektronik dan terhubung ke platform satu sehat maupun rumah sakit online serta penguatan sistem kesehatan sejalan dengan 6 pilar dari Pemerintah Pusat,” katanya.

Ditegaskan Johannes, perubahan Ranperda Kesehatan bertujuan untuk meningkatkan layanan kesehatan sehingga setiap rumah sakit maupun melayani kebutuhan masyarakat secara lebih komprehensif.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Gudang Vape Narkoba di Bandar Setia, 1.152 Unit Disita

“Kami harap pembahasan lanjutan bisa dilakukan sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Dalam paripurna itu, Johannes juga mendesak Wali Kota Medan agar menyikapi keluhan soal data penerima bantuan sosial (bansos) yang tidak tepat sasaran.

“Dalam setiap Sosper dan Reses, kami menerima laporan ada warga miskin yang tidak pernah mendapat bansos dari Pemerintah, sementara yan tergolong mampu tetap dapat. Kami menilai Dinsos Medan tidak serius melakukan verifikasi. Mohon Wali Kota menyikapinya serius, karena ini menyangkut kepentingan rakyat,” ujarnya.

 

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Walikota Medan Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi
Walikota Medan Terima Audiensi Komisi Kerasulan Awam
Pemko Medan Siap Dukung Pelaksanaan Porprovsu XII
Rico Waas Dorong RPH Medan Garap 3 Hektare Lebih Lahan Menganggur Untuk Ekspansi Bisnis
Jelang Akhir Tahun, Pj Sekda Kota Medan Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Ranperda Kesehatan Medan, Pasien Gawat Darurat Wajib Ditolong Dulu
Rico Waas Apresiasi Pemuda Pancasila yang Kian Adaptif dan Kreatif
Walikota Medan Serap Aspirasi Warga Amplas
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 23:02 WIB

Walikota Medan Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi

Selasa, 3 November 2026 - 22:54 WIB

Walikota Medan Terima Audiensi Komisi Kerasulan Awam

Selasa, 3 November 2026 - 17:53 WIB

Pemko Medan Siap Dukung Pelaksanaan Porprovsu XII

Selasa, 3 November 2026 - 15:44 WIB

Rico Waas Dorong RPH Medan Garap 3 Hektare Lebih Lahan Menganggur Untuk Ekspansi Bisnis

Selasa, 3 November 2026 - 08:44 WIB

Jelang Akhir Tahun, Pj Sekda Kota Medan Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Berita Terbaru