Inspektorat Gerak Cepat Tangani Kasus Dugaan ” Upeti” Pemilihan Kepling Kecamatan Medan Johor

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE ID– Langkah penyelidikan terhadap dugaan ” Upeti” pada pemilihan Kepling Kecamatan Medan Johor menjadi Salah langkah penting dalam penanganan praktek-praktek pungli di jajaran Pemko Medan.

Informasi yang di himpun oleh tim suarasumutonline.id di Lapangan menyebutkan sejak perkara ini bergulir ke media pekan lalu. Inspektorat kota Medan langsung memanggil Plt. Camat Medan Johor Gunawan Peranginangin ST MM.Demografi.

” informasi terakhir Jumat lalu sudah diperiksa inspektorat dan hasilnya akan di laporkan kepada Walikota Medan,” ujar Sumber di Pemko Medan, Minggu ( 23/2).

Sementara itu, Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang dihubungi oleh redaksi suarasumutonlinr.id via telepon seluler tidak menjawab telpon yang berdering dan telpon WhatsApp yang terkirim hingga Minggu (23/2).

Uniknya, pada Sabtu (22/2) mulai banyak pihak yang gerah, bahkan pihak Kelurahan pangkalan Mansur sudah mulai mencari tahu informasi kebocoran ” upeti ” ini ke keluarga pihak Kepling yang belum di Lantik.

Berdasarkan berita terakhir di media sosial, tersirat narasi bahwa Pemilihan Kepling memegang belum sepenuhnya terlaksana dan baru kamis lali melakukan asesmen sesuai dengan edaran yang di dapat suarasumutonline.id. dan akan di umumkan pada Selasa (24/2) besok.

Baca Juga :  Hubungan Walikota Medan dengan WAWA " Di duga" Mulai Retak Direktur Sumut Institute, " Masing-masing Punya Kepentingan"

Ironisnya, kawasan yang disebut dalam data tersebut memang posisi yang sedang kosong dan tidak termasuk 6 Kelurahan yang 7 Kepling Kwala Bekala dan 1 Kepling Pangkalan Mansur yang sudah selesai esesment dan sudah terpilih dari bulan Januari 2026 yang SK nya masih di tahan Camat.

Sebelumnya diketahui Dari informasi yang dihimpun tim suarasumuonline.od diketahui sampai saat ini dari 6 Kelurahan ada 7 Kepling Kwala Bekala yang SK nya belum di serahkan dan 1 Kepling di Pangkalan Mansur yang juga SK nya masih ditahan oleh Camat Medan Johor, padahal kesemuanya sudah mengikuti ujian asesmen dan seluruh keplingnya sudah terpilih.

” Ya, Kepling sudah terpilih, tapi SK nya belum dikasih, kalau yang saya tahu itu bukan orang pilihan pak camat dan tidak ada setor sama Camat sampai saat ini, asli memang pilihan warga, ” jelas SS warga Kwala bekala kepada Suarasumutonline.id Jumat ( 20/2).

Ironisnya lagi, Kepling yang menang itu juga mendapat intervensi dari salah satu tokoh politik dari partai kuning yang tinggalnya di seputaran Medan Johor- Asrama Haji, yang calon keplingnya tidak terpilih.

” makanya gak berani orang kecamatan ngasikan SK nya, diintervensi sama sepuh partai politik warna kuning itu yang anaknya juga mantan anggota DPRD kota Medan,” ujar Sumber lagi.

Baca Juga :  PLN UIP SBU Terima Sertifikat Lahan PLTA Peusangan dari Kantor Pertanahan Aceh Tengah

Ditempat terpisah Camat Medan Johor Gunawan Peranginangin ST MM kepada suarasumutonline.id melalui WhatsApp membantah semua tuduhan tersebut.

” Untuk kepling Pangkalan Mansur 1 lingkungan Kwala Bekala 6 Linkungan belum diumumkan siapa yang diangkat jadi kepling karna masih ada riak-riak dilapangan, kebetulan di 7 lingkungan itu calon keplingnya lebih dari 1 orang.
Kalo pertanyaan ibu yang terpilih bukan orang saya, saya jelaskan bahwa tidak ada istilah “orang saya” artinya saya netral tidak ada kepentingan pribadi. Kalau soal upeti, silahkan ditanya ke semua kepling yang sudah kami angkat apakah ada ngasi upeti sama saya?,” terang nya.

Namun sayangnya saat ditanyakan apakah ada intervensi dari pihak luar khusunya salah satu tokoh politik kota Medan yang juga tinggal di seputaran Medan Johor, Plt. Camat Medan Johor ini pun bungkam hingga berita ini disiarkan. Bahkan terakhir kali, Sabtu (21/2) ditanyakan prihal pemeriksaan yang bersangkutan di inspektorat kota Medan melalui WhatsApp sama sekali tidak dibalas, meski pesan yang dikirim dibaca hingga berita ini disiarkan.

 

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Sumut Tekankan Keterbukaan Informasi Publik, Dukung IKIP 2025
Bapenda Kota Medan Hadirkan Transformasi Digital dan Inovasi Pembayaran Permudah Wajib Pajak
Keluarga Besar Kejaksaan Tinggi Sumut Gelar Perayaan Paskah 2026
Konser Dewa 19 di Medan Tuai Protes Keras, Persatuan Buruh Peduli K3 Ancam Tuntut Pemberi Izin
42 Siswa SMAN 2 Medan Lolos SNBP, Sebaran Kampus Makin Luas hingga Luar Sumut
Wali Kota Medan Diduga Rekrut Pejabat Luar Daerah, Nezar Djoeli: Itu Hak Prerogatif Pimpinan
Pemkot Medan Anggarkan Rp 65 M untuk Pembangunan Fasad Stadion Teladan
DPRD Medan Usul Ranperda Kesehatan Dibahas di Pansus
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 12:26 WIB

Bapenda Kota Medan Hadirkan Transformasi Digital dan Inovasi Pembayaran Permudah Wajib Pajak

Senin, 13 April 2026 - 06:32 WIB

Keluarga Besar Kejaksaan Tinggi Sumut Gelar Perayaan Paskah 2026

Minggu, 12 April 2026 - 09:22 WIB

Konser Dewa 19 di Medan Tuai Protes Keras, Persatuan Buruh Peduli K3 Ancam Tuntut Pemberi Izin

Minggu, 12 April 2026 - 09:20 WIB

42 Siswa SMAN 2 Medan Lolos SNBP, Sebaran Kampus Makin Luas hingga Luar Sumut

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Wali Kota Medan Diduga Rekrut Pejabat Luar Daerah, Nezar Djoeli: Itu Hak Prerogatif Pimpinan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Harus Punya MBG untuk Mengurangi Pengangguran

Selasa, 14 Apr 2026 - 14:47 WIB