Sherly Tjoanda—akrab disapa Sherly Laos—adalah sosok perempuan inspiratif yang kini memimpin Maluku Utara sebagai gubernur perempuan pertama di provinsi tersebut. Perjalanan hidupnya adalah kisah tentang ketangguhan, pengorbanan, dan keyakinan bahwa duka bisa diubah menjadi kekuatan untuk melayani banyak orang.
Lahir di Ambon pada 8 Agustus 1982, Sherly tumbuh dalam keluarga yang menanamkan nilai kerja keras dan pentingnya pendidikan. Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Kristen Petra Surabaya dan melanjutkan ke Inholland University di Belanda, memperkaya wawasannya dengan pengalaman internasional. Nilai-nilai keluarga dan pendidikan inilah yang membentuk karakter Sherly menjadi pribadi tangguh dan adaptif.
Dari Ibu Rumah Tangga ke Penggerak Perubahan
Sherly menikah dengan Benny Laos pada usia muda dan dikaruniai tiga anak. Bersama suaminya, ia membangun PT Bela Group dan aktif dalam kegiatan sosial, mendirikan Yayasan Bela Peduli untuk membantu anak yatim dan masyarakat kurang mampu. Ketika Benny Laos menjabat Bupati Morotai, Sherly aktif memimpin PKK dan memberdayakan perempuan desa melalui pelatihan keterampilan, membuktikan bahwa kontribusi nyata bisa dimulai dari lingkup terkecil.
Tragedi yang Mengubah Segalanya

Oktober 2024, hidup Sherly berubah drastis. Sebuah ledakan kapal saat kampanye merenggut nyawa suaminya dan meninggalkan Sherly dengan luka bakar serius. Dalam kondisi fisik yang lemah, ia tetap berupaya mencari suaminya di tengah kobaran api—sebuah gambaran nyata keberanian dan cinta yang luar biasa. Pengalaman pahit ini menjadi titik balik, menumbuhkan tekad untuk memperjuangkan perbaikan layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.
Keputusan Besar: Melanjutkan Perjuangan
Duka mendalam tidak membuat Sherly menyerah. Dengan dukungan anak-anak dan masyarakat, ia memutuskan maju sebagai calon gubernur, melanjutkan cita-cita suaminya. Meski masih dalam masa pemulihan, Sherly membuktikan keteguhan hati dengan mendaftarkan diri dan berhasil meraih dukungan luas. Kemenangan di Pilkada 2024 bukan hanya kemenangan politik, tapi juga kemenangan harapan.
Kepemimpinan Humanis dan Visi Pembangunan
Dilantik pada Februari 2025, Sherly membawa visi membangun Maluku Utara yang lebih sejahtera melalui pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi, serta menjaga pertumbuhan ekonomi dua digit yang telah dicapai provinsi ini. Kepemimpinannya yang humanis dan dekat dengan rakyat menjadi inspirasi, terutama bagi perempuan dan generasi muda.
Warisan Inspirasi: Langit adalah Batasnya
Sherly Tjoanda membuktikan bahwa tragedi bisa menjadi awal bagi perubahan besar. Ia mengajarkan bahwa setiap orang, terutama perempuan, memiliki potensi untuk berkontribusi dan memimpin, asalkan memiliki tekad dan integritas. Dengan filosofi “The sky’s the limit”, Sherly menginspirasi banyak orang untuk tidak takut bermimpi dan terus berjuang, apa pun tantangannya.
Kisah Sherly adalah bukti nyata bahwa kepemimpinan sejati lahir dari hati yang tulus untuk melayani, dan dari keberanian untuk bangkit dari luka menjadi cahaya harapan bagi banyak orang.
Penulis : Yulinda Ra Siregar









