Rico Waas: Banjir Medan Sebabkan 85.591 Warga Mengungsi di 305 Lokasi, Kawasan Medan Utara Paling Terdampak

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID-Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperkuat penanganan darurat banjir besar yang melanda hampir seluruh kecamatan sejak 27 November.

Data yang diperoleh, per Sabtu (29/11) menunjukkan 85.591 jiwa harus mengungsi dari 514 titik banjir ke 305 lokasi, antara lain rumah ibadah, kantor camat, dan lurah.

“Mulai tanggal 26 malam hingga 27 dan 28, kita mengalami kondisi cuaca yang cukup buruk yang menyebabkan banjir menyeluruh di Kota Medan dan berdampak cukup banyak kepada masyarakat,” ujar Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Sabtu (29/11).

Wali Kota memaparkan, pada 27 November, Pemko Medan mengerahkan seluruh camat, lurah, BPBD, relawan, TNI, dan Polri untuk evakuasi awal. Evakuasi besar-besaran berlangsung pada 27 November malam hingga dini hari 28 November, terutama di Medan Helvetia, termasuk di kawasan Gaperta Ujung.

“Di tanggal 27 malam hingga dini hari, kami bersama Forkopimda, TNI, dan Polri mengevakuasikan masyarakat di Helvetia, termasuk di Gaperta Ujung. Warga yang terdampak di Helvetia cukup besar, sekitar 20-an ribu jiwa,” kata Rico Waas.

Saat genangan mulai surut di Helvetia pada 28 November, lanjutnya, banjir justru memuncak di kawasan Medan Utara.

Baca Juga :  KOMPATIR Berharap Tirtanadi Dapat Berkolaborasi dengan Dirut Perumda Tirtanadi Provsu

“Dari pemantauan kami, Medan Utara yang meliputi Medan Deli, Labuhan, Marelan, dan Belawan, terdampak cukup luas karena tingginya debit air dan putusnya sinyal komunikasi.”

Putusnya jaringan membuat tim kesulitan menjangkau warga. “Sinyal komunikasi di Marelan dan Labuhan putus, sehingga proses evakuasi maupun pemberian bantuan agak terkendala,” tambah Rico Waas.

Ia menegaskan Pemko Medan terus memprioritaskan kawasan yang masih terendam. Posko siaga banjir telah diaktifkan di seluruh kantor kecamatan dan siap menerima laporan dari warga selama 24 jam melalui call center 112.

“Kami memberikan instruksi agar wilayah-wilayah yang masih terdampak banjir difokuskan untuk evakuasi dan pemberian bantuan logistik, terutama saudara-saudara kita di Medan bagian utara,” ujarnya.

Menangani bencana banjir ini Pemko Medan bersinergi dengan masyarakat juga mendirikan 157 dapur umum didirikan untuk memastikan pengungsi mendapatkan kebutuhan pangan harian. Kecamatan Medan Deli memiliki dapur umum terbanyak dengan 45 titik, disusul Medan Marelan (19), Medan Maimun (14), dan Medan Helvetia (13).

Di tengah penanganan banjir, Pemko Medan juga menangani gangguan listrik dan kelangkaan BBM yang memicu antrean panjang. PLN melaporkan, listrik padam karena lima gardu induk terendam banjir.

Baca Juga :  Sejumlah Elemen Mahasiswa dan Pemuda Rencanakan Aksi Unjuk Rasa di Medan Hari Ini

“Ada lima gardu induk yang terendam sehingga listrik padam, terutama di Medan bagian Utara. Namun perlahan-lahan sudah mulai membaik,” kata Rico Waas.

Untuk BBM, Pertamina melaporkan tersendatnya distribusi karena angin kencang di Belawan dan Labuhan yang membuat kapal pembawa BBM tidak bisa berlabuh tepat waktu.

“Stok BBM itu sejatinya cukup, hanya saja penyampaiannya ke SPBU yang terkendala. Jadi mohon tidak panik buying agar pembagiannya bisa merata,” tutur Rico.

Pemko Medan memastikan seluruh jajaran tetap siaga hingga kondisi benar-benar pulih. Rico Waas menegaskan komitmen koordinasi berkelanjutan dengan seluruh instansi.

“Rekan-rekan PLN dan Pertamina berkomitmen memperbaiki masalah listrik dan penyaluran BBM agar masyarakat tetap bisa terlayani,” ujarnya.

Pemko Medan juga telah membuka saluran untuk laporan dan bantuan darurat yakni Call Center Siaga Banjir: 112. Warga diharap tetap tenang, saling membantu, dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Kebersamaan dan koordinasi menjadi kunci untuk melewati situasi ini dengan baik.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sofyan Tan Kenang Hj Ani Idrus, Tokoh Pers dan Pendiri STIK-P Medan
BULOG Sumut Salurkan 2.635 Ton Beras untuk Korban Banjir dan Longsor
Picu Banjir di Kelurahan Harjosari, Lebar Sungai Batuan Tinggal 2,5 Meter
BPK Temukan Belanja Dana BOSP SMKN 1 Dolok Masihul Tak Sesuai Kondisi Senyatanya Rp142.451.987
SolusiPro–Cancrest Resmi Jalin Kemitraan Global: Perluas Peluang UMKM, Tenaga Kerja, dan Pendidikan Indonesia ke Panggung Internasional
Yayasan Islam Terpadu Nurul Ilmi Kolaborasi dengan SSOL.ID serahkan Bantuan Pada Korban Banjir
Srikandi Pena Nusantara Bersatu Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir
Hasyim Desak Pemerintah Tetapkan Banjir dan Longsor di Sumut Jadi Bencana Nasional
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:45 WIB

Sofyan Tan Kenang Hj Ani Idrus, Tokoh Pers dan Pendiri STIK-P Medan

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:48 WIB

BULOG Sumut Salurkan 2.635 Ton Beras untuk Korban Banjir dan Longsor

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:23 WIB

Picu Banjir di Kelurahan Harjosari, Lebar Sungai Batuan Tinggal 2,5 Meter

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:29 WIB

BPK Temukan Belanja Dana BOSP SMKN 1 Dolok Masihul Tak Sesuai Kondisi Senyatanya Rp142.451.987

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:23 WIB

SolusiPro–Cancrest Resmi Jalin Kemitraan Global: Perluas Peluang UMKM, Tenaga Kerja, dan Pendidikan Indonesia ke Panggung Internasional

Berita Terbaru

Nasional

Mahfud MD: Lebih dari 90 Persen Anggota Polri Masih Baik

Sabtu, 13 Des 2025 - 14:43 WIB