Lailatul Badri Terima Delegasi Ojol keluhkan BPJS Ketenagakerjaan

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Dalam langkah Menjalankan perannya sebagai Wakil Rakyat, Lailatul Badri menerima keluhan para pengemudi ojek online (ojol) di ruang kerjanya, Senin (22/9)terkait belum di covernya BPJS Ketenagakerjaam oleh Pemkot Medan.

“Kami yang datang kesini belum dicover BPJS Ketenagakerjaan, mohon bantuannya buk agar kami juga bisa mendapatkan pelayanan itu,” kata salah seorang pengemudi ojol.

Mendengar hal itu, Laila berjanji akan segera menyampaikan semua keluhan itu ke Pemko Medan.

“Ini memang menjadi perhatian kita. Sudah selayaknya para driver ojol mendapatkan jaminan keselamatan dan kesehatan dalam bekerja sehari-hari. Secepatnya akan saya koordinasikan,” tegas Laila.

Baca Juga :  Sekdapropsu Minta Bapenda Sumut  Terus Optimalkan Pendapatan Daerah, Lewat Kemudahan Pembayaran Pajak

Laila yang bertugas Komisi IV DPRD Kota Medan ini juga berharap Pemko Medan bisa menyentuh langsung kumpulan pengemudi ojol di Kota Medan sehingga program bantuan tersebut bisa tersalurkan secara merata.

“Nanti akan saya sampaikan ke bapak-bapak semua bagaimana hasil koordinasi saya ke Pemko Medan. Jika memang ada kuotanya pasti akan saya perjuangkan,” harapnya.

Sementara itu, Kadisnaker Kota Medan, Illyan Chandra Simbolon, saat dikonfirmasi wartawan menyebut pada tahun ini Pemko Medan memang tidak ada menambah kuota cover BPJS Ketenagakerjaan pekerja informal.

Baca Juga :  BBM Jeriken Tak Bisa Dibeli Tanpa Surat Resmi di SPBU, Jika Terbukti Dilahkan Laporkan ke 135

“Untuk driver ojol itu masuk dalam kategori pekerja informal. Dengan kondisi saat ini, memang kita tidak ada penambahan. Kalaupun ada hanya mengandalkan dana CSR, bukan dari APBD Kota Medan,” katanya.

Untuk tahun 2026, Chandra mengaku pihaknya akan mengupayakan agar cover BPJS Ketenagakerjaan bisa dilanjutkan.

“Pekerja informal memang menjadi fokus kita, tahun depan kemungkinan ada tambahan. Kami sudah mengusulkan anggaran sekitar Rp6 miliar untuk mengcover 30.000 pekerja informal tahun depan,” tutupnya.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Milad ke-79, HMI Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan
Bedah Buku “Reset Indonesia”: Dhandy Laksono dan Benaya Harobu Soroti Isu Ketidakadilan Sosial dan Demokrasi
RDP Komisi III Dengan Pedagang Pasar Sambas, Pedagang, ” Pengosongan Pasar Sambas Terlalu terburu-buru, ada 355 Pedagang Yang Harus di Relokasi”
Pedagang Pasar Sambas Teken Perjanjian untuk Mengosongkan Lantai Dua Awal April 2026 Hasim SE Turun Langsung Ke Pasar Sambas
PN Medan Tunda Eksekusi Pasar Sambas hingga Selesai Idulfitri 2026
Anggota DPRD Medan Minta PUD Pasar Tunda Eksekusi Pasar Sambas Medan
Dari 71 SPPG Yang Beroperasi di Medan, Baru 42 yang Terima Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Besok, Pedagang di Lantai 2 Pasar Sambas Harus Kosongkan Lapaknya
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:10 WIB

Milad ke-79, HMI Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:17 WIB

Bedah Buku “Reset Indonesia”: Dhandy Laksono dan Benaya Harobu Soroti Isu Ketidakadilan Sosial dan Demokrasi

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:19 WIB

RDP Komisi III Dengan Pedagang Pasar Sambas, Pedagang, ” Pengosongan Pasar Sambas Terlalu terburu-buru, ada 355 Pedagang Yang Harus di Relokasi”

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:16 WIB

Pedagang Pasar Sambas Teken Perjanjian untuk Mengosongkan Lantai Dua Awal April 2026 Hasim SE Turun Langsung Ke Pasar Sambas

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:14 WIB

PN Medan Tunda Eksekusi Pasar Sambas hingga Selesai Idulfitri 2026

Berita Terbaru