Ratu Judi “Pi alias Pit” Sukses Kendalikan Bisnisnya di Langkat dan Medan Utara, Omzet Ratusan Juta per Hari

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Praktik perjvdian jenis adu ketangkasan “tembak ikan” di Sumatera Utara kian menggurita dan diduga kuat dikendalikan seorang perempuan berinisial “Pi alias Pit”. Sosok yang dijuluki “ratu” ini disebut-sebut sukses membangun jaringan bisnis judi yang tersebar luas dan nyaris tak tersentuh hukum.

Di Kabupaten Langkat, aktivitas perjudian tersebut terpantau masih beroperasi bebas di sejumlah wilayah hukum Polres Langkat. Mesin-mesin tembak ikan tampak aktif dan ramai pengunjung, tanpa adanya tindakan penertiban yang signifikan dari aparat.

Beberapa titik yang diduga menjadi lokasi operasi antara lain Karang Anyar, Dusun II Kepala Sungai Desa Suka Mulia, Pasar 12 Kecamatan Secanggang, hingga kawasan Bangsal Wonosari Pasar 4 dan Simpang Bengkel Sai Karang di Kecamatan Stabat.

Baca Juga :  Ansor Sumut Kirim Seribu Paket Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Korban Banjir

Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa praktik perjudian tersebut bukanlah usaha kecil, melainkan bagian dari jaringan besar yang terorganisir rapi layaknya gurita, dengan sistem dan distribusi yang saling terhubung.

Tak berhenti di Langkat, jaringan ini juga diduga merambah wilayah Medan bagian utara, seperti Marelan, Belawan, dan sekitarnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, usaha judi tembak ikan dengan label GBM 99 telah lama beroperasi di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Lokasi yang disebut-sebut aktif di antaranya berada di Jalan Veteran Belawan (ruko berwarna pink), kawasan Gabion (areal pergudangan ikan), Kelurahan Terjun di area TPA Marelan, serta sebuah ruko di pinggiran sungai Jalan Inspeksi dekat stasiun angkot 110.

Baca Juga :  " Pekan Depan, Mahasiswa Demo Kejaksaan Sumut, Minta Tetapkan Tersangka Mutaqqin Hasyimi"

Sumber menyebutkan, omzet dari bisnis ilegal ini diduga mencapai ratusan juta rupiah per hari. Angka fantastis tersebut semakin memperkuat tanda tanya publik terhadap lemahnya pengawasan dan penindakan dari aparat penegak hukum.

Maraknya aktivitas perjudian yang berlangsung secara terbuka ini pun memicu sorotan tajam terhadap kinerja aparat, khususnya jajaran Polda Sumatera Utara. Masyarakat mempertanyakan keseriusan penegakan hukum, mengingat praktik tersebut seolah berjalan tanpa hambatan.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin jaringan perjudian ini akan semakin mengakar dan sulit diberantas, sekaligus menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Sumatera Utara.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Amsal Sitepu 7 Jaksa Kejari Karo Diperiksa Kejatisu
Pemkab Karo Jawab Kecurigaan Akan Hibah Sejumlah Mobil Ke Kajari Karo
Inspektorat Sergai Temukan Kerugian Negara Rp434 Juta di Desa Kota Galuh
Pemkab Sergai Butuh Rp72 Miliar untuk Perbaikan Infrastruktur
Silpa Rp74 Miliar Disorot, Jawaban Bupati Batu Bara Dinilai Mengambang
Ketua Senkom Sumut Gelar Halal Bil Halal di Pusdiklat PT GIS Group
Tokoh Buruh Sebut Hinca Panjaitan ‘Blunder’ Kaitkan Dana Hibah dengan Kasus Amsal Sitepu: Jangan Rusak Keharmonisan Forkopimda Sumut‼️
HM. Nezar Djoeli, ” Pernyataan tentang Mobil Hibah Bupati Karo ke Kejaksaan Karo Kurang Tepat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 12:22 WIB

Ratu Judi “Pi alias Pit” Sukses Kendalikan Bisnisnya di Langkat dan Medan Utara, Omzet Ratusan Juta per Hari

Sabtu, 4 April 2026 - 12:04 WIB

Kasus Amsal Sitepu 7 Jaksa Kejari Karo Diperiksa Kejatisu

Sabtu, 4 April 2026 - 11:23 WIB

Pemkab Karo Jawab Kecurigaan Akan Hibah Sejumlah Mobil Ke Kajari Karo

Sabtu, 4 April 2026 - 10:56 WIB

Pemkab Sergai Butuh Rp72 Miliar untuk Perbaikan Infrastruktur

Sabtu, 4 April 2026 - 10:53 WIB

Silpa Rp74 Miliar Disorot, Jawaban Bupati Batu Bara Dinilai Mengambang

Berita Terbaru

Berita

Kasus Amsal Sitepu 7 Jaksa Kejari Karo Diperiksa Kejatisu

Sabtu, 4 Apr 2026 - 12:04 WIB

Pemerintahan

19 Sektor yang Tidak Boleh WFH di Pemko Medan

Sabtu, 4 Apr 2026 - 11:15 WIB