Pemprovsu Tidak Pernah Tahan Bantuan Relawan, Justru Bantu Menyalurkan

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyatakan tidak pernah menahan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana dari berbagai pihak.

Termasuk bantuan dari relawan asal Malang Jawa Timur bernama Gimbal Alas. Hal itu ditegaskan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Tuahtah Saragih Minggu (28/12).

Beredar narasi yang menyebutkan kontainer berisi bantuan untuk korban bencana di Aceh Tamiang ditahan di Medan. Faktanya, yang terjadi adalah miskomunikasi antar lembaga termasuk dengan PT Pelni.

PT Pelni diinfokan tak memberi izin pengeluaran kontainer sebelum melakukan pembayaran administrasi sebesar Rp1,2 juta per kontainer untuk biaya pengantaran ke gudang logistik Pemprovsu yang diperbantukan di Gedung Serbaguna.

Baca Juga :  Kapolri Mutasi Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Sonny Irawan Gantikan Rony Samtana

Persoalannya kontainer tersebut diangkut menuju Medan dari Jawa Timur bersamaan dengan bantuan yang dikirimkan oleh Pemprov Jawa Timur sebanyak 10 kontainer.

“Jadi koordinasi kami antar Pemprov akan datang 10 kontainer. Namun sampai di Medan ada 12 kontainer. Nah dua kontainer itu ternyata milik relawan Gimbal Alas yang maudisalurkan ke Aceh Tamiang,” kata Tuahta.

“Jadi baik Jatim dan Sumut tidak tau ada dua kontainer tersebut , karena yang akan dikirim hanya 10. Pun begitu saya inisiatif mau bayar administrasinya agar bisa segera dikeluarkan dari pelabuhan dan disalurkan. Tapi PT Pelni punya pandangan dan aturannya sendiri,” kata Tuahta menambahkan.

Baca Juga :  Bencana di Sumut : 1.076 Korban, 147 Meninggal Dunia, 174 Dicari

PT Pelni memerintahkan agar sebanyak 12 kontainer tersebut agar dikeluarkan dan diterima oleh Pemprovsu dan dibayarkan semua administrasinya. Dan Pemprovsu lewat Kaban BPBD sendiri bersedia menanggulangi.

Pemprovsu yang mencoba membantu agar bantuan dari relawan tersebut bisa segera disalurkan, pun mencoba menghubungi relawan Gimbal Alas.

“Jadi intinya sudah bisa disalurkan hari ini tapi relawan Gimbal Alas sudah berada di Tamiang. Kita minta koordinasi dengan teman relawan diMedan agar bantuan tersebut bisa segera disalurkan. Besok kami akan bertemu dengan pihak Pelni juga agar semua clear,” pungkas Tuahta.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan
Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo
Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat
Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot
Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis
Di Duga Lemah Pengawasan, Proyek Irigasi Rp 588 Jura di Lokkung Raya Simalungun Retak Dini
Proyek Rekontruksi Jalan Dinas PUTR Simalungun Terkesan Asal Jadi
Kejatisu Tahan GM PT Yodya Karya (Persero) Dalam Kasus Dugaan Korupsi Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Tele
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:15 WIB

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:04 WIB

Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:38 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:32 WIB

Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:31 WIB

Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis

Berita Terbaru