SIMALUNGUN, SUARASUMUTONLINE.ID – Polri melalui Polres Simalungun merespons kondisi darurat banjir dan longsor di Sumatera dengan mengalihkan fungsi dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pengalihan ini menjadi respons cepat demi memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak bencana yang terjadi sejak 24 November.
Pada Jumat (12/12), halaman Gedung SPPG Polres Simalungun di Jalan Asahan KM VII berubah menjadi dapur raksasa yang menyiapkan ribuan porsi makanan siap saji.
Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Simalungun, Kompol Marnaek Sahala Ritonga, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Kapolres AKBP Marganda Aritonang.
“Kapolres memerintahkan kami untuk menggelar dapur umum dalam rangka bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam banjir dan longsor cuaca siklon tropis di wilayah Sumatera Utara (Sumut),” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Polres Simalungun akan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam melalui inisiatif Bhayangkari Peduli Sesama.
“Kami akan mengirimkan makanan siap saji yang terdiri dari produk makanan kentang goreng, tempe goreng, dan sambal teri kacang untuk memenuhi kebutuhan pangan darurat warga,” ucapnya.
Marnaek menambahkan bahwa menu yang dipilih bukan asal-asalan, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan darurat korban bencana. Kentang goreng, tempe goreng, dan sambal teri kacang merupakan makanan yang tahan lama, bergizi, dan mudah dikonsumsi tanpa peralatan rumit.
“Kami pilih menu yang praktis tapi bergizi. Kentang goreng sebagai sumber karbohidrat, tempe goreng sebagai sumber protein nabati, dan sambal teri kacang yang kaya protein hewani dan lemak sehat. Kombinasi ini cukup lengkap untuk memenuhi kebutuhan energi para korban yang sedang menghadapi situasi sulit,” katanya.
Mantan Kasat Narkoba Polres Simalungun ini mengajak seluruh komponen masyarakat untuk peduli terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana. Bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi mereka.
“Mari kita tunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang gotong royong dan saling membantu dalam susah maupun senang. Polri dan Bhayangkari akan terus hadir untuk rakyat dalam kondisi apa pun,” tuturnya.
Penulis : Yuli









