Harga Batu Bata Terus Naik Akibat Kelangkaan Bahan, Pengrajian Semakin Resah

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG, SSOL.ID — SN Warga Tanjung Mulia kecamatan Pagar Merbau pada awak media Rabu (14-10-2026) mengatakan ” Kami para pengerajin batu bata sangat kesulitan material tanah galong , sehingga mempengaruhi Para industri batu bata di wilayah khususnya kecamatan Pagar Merbau ini , harga tanah galong menjadi mahal. Sebelumnya harga per dumtruck sekitar Rp. 800.000 sampai tempat, kini dengan kelangka’an tanah galong harga juga melonjak menjadi Rp.1.300.000 per dumtruck.

Reaksi Warga Deli Serdang kini menyampaikan kegelisahan mendalam terkait semakin sulitnya memperoleh bahan baku utama produksi mereka. Kelangkaan tanah galong serta bahan pembakaran seperti kayu, janjangan kelapa sawit ( tangkos) kini semakin sulit dijumpai di sejumlah kecamatan, termasuk Pagar Merbau, Galang, hingga Kecamatan Beringin.

Kelangkaan ini berdampak langsung pada perekonomian para industri. Biaya produksi meningkat tajam, sehingga harga batu bata jadi pun ikut terpaksa naik. Per bulan Oktober ini, harga batu bata telah menembus angka lebih dari Rp.400 lebih per biji — dan dikhawatirkan akan terus meningkat hingga ke pasar-pasar di Kota Medan dan daerah lainnya, yang pada akhirnya justru membebani masyarakat yang membutuhkannya.

Baca Juga :  Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Muara Bangko Sampaikan Tuntutan kepada PT RFAP

Hardono Kepala Desa Tanjung Garbus Kampung, Kecamatan Pagar Merbau, Rabu (14-10-2026) menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi yang dialami para pengusaha industri batu bata.

“Saya sangat prihatin melihat para industri batu bata di wilayah kami kini semakin kesulitan mendapatkan tanah galong sebagai bahan baku utama. Selama ini mereka bekerja keras dengan jujur dan halal untuk menghidupi keluarga sekaligus membantu menyediakan kebutuhan bahan bangunan bagi masyarakat. Semoga pemerintah dapat segera memberikan solusi, agar mereka tetap dapat bekerja dengan tenang dan harga batu bata tetap terjangkau oleh warga yang membutuhkannya.” Tegasnya

Baca Juga :  Bupati Nias Barat Tegaskan Kontrak P3K Tidak Dipersulit, Sedang Dalam Tahap Pemetaan dan Revitalisasi

Sementara itu, Soleno, Ketua Forwaspam-RI , didampingi Haru Yudhistira, Sekretaris Jenderal Forwaspam-RI menyampaikan harapan para industri kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang:

“Kami tidak meminta keistimewaan, kami hanya membutuhkan kepastian dan solusi nyata. Selama ini kami berusaha berkontribusi menyediakan kebutuhan bahan bangunan bagi masyarakat. Kini kami kesulitan mendapatkan material tanah galong yang layak. Kami berharap Bupati Deli Serdang dapat memberikan solusi yang memudahkan kami mendapatkan akses bahan baku tersebut, agar harga batu bata tetap terjangkau bagi rakyat, dan kami tetap bisa menjalankan usaha kami dengan layak.” Ungkapnya

Para pengusaha industri batu bata berharap keberadaan industri kecil ini tidak justru terhenti di tengah jalan, melainkan tetap didukung dan diberi ruang agar dapat terus berkarya — menyediakan kebutuhan pokok pembangunan bagi masyarakat Deli Serdang dan sekitarnya. (*)

Penulis : Dt. Arifin

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAC Pemuda Pancasila Pagar Merbau Tetap Bersinergi Dukung Program Pemerintah
Wanita 30 Tahun Meninggal di Tempat Karaoke di Asahan
Aliansi Masyarakat Laporkan Dinas PPKB ke Kejari Tapsel rerkait dugaan Korupsi Rp.6 M
Warga Tiga Desa Di Padang Lawas Laporkan Pengusaha Robert Wijaya PHI ke Polres Padang Lawas
DPRD Langkat Gelar RDP Bersama PERMADA Panggil Manager PLN ULP Tanjung Pura
‎Bupati Serdang Bedagai Dukung Penuh Revitalisasi Kepengurusan Caretaker Himapsi ‎
Tiga Pejabat Strategis Polres Langkat Berganti
Wakil Bupati Deli Serdang Minta PPID Perangkat Daerah Tingkatkan Pelayanan Informasi Publik
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:52 WIB

PAC Pemuda Pancasila Pagar Merbau Tetap Bersinergi Dukung Program Pemerintah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Harga Batu Bata Terus Naik Akibat Kelangkaan Bahan, Pengrajian Semakin Resah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Wanita 30 Tahun Meninggal di Tempat Karaoke di Asahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Aliansi Masyarakat Laporkan Dinas PPKB ke Kejari Tapsel rerkait dugaan Korupsi Rp.6 M

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Warga Tiga Desa Di Padang Lawas Laporkan Pengusaha Robert Wijaya PHI ke Polres Padang Lawas

Berita Terbaru