JWB IV 2026: Medan dan Karo Dipromosikan Jadi Satu Paket Wisata Terintegrasi

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERASTAGI, SSOLID – Jelajah Wisata Budaya (JWB) ke-4 tahun 2026 resmi menggeser fokus promosi pariwisata Sumatera Utara. Jika tiga edisi sebelumnya terpusat di Danau Toba, tahun ini Kota Medan dan Kabupaten Karo menjadi destinasi utama.

Sebanyak 143 peserta JWB tiba di Berastagi, Selasa (6/10/2026) sore, setelah menyelesaikan sesi table top dan business matching di Hotel Selecta Medan. Rombongan berangkat dari Medan pukul 14.30 WIB dan terdiri dari buyer, seller, tour operator, serta media pariwisata dari berbagai provinsi dan tiga negara tetangga yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Setibanya di Karo, rombongan disambut langsung Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes dalam jamuan makan malam. Antonius menegaskan Karo tidak hanya menjual pemandangan, tapi juga pengalaman budaya.

Baca Juga :  Blackout Sumbagut, Lailatul Badri : " PLN Harus Beri Kompensasi untuk Warga"

“Kami ingin tamu tidak hanya foto di Gundaling, tapi merasakan bagaimana budaya Karo hidup, dari kuliner, musik, sampai keramahan petaninya,” ujar Antonius.

JWB IV yang berlangsung 5-8 Oktober 2026 ini digelar oleh Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Sumut. Ketua Umum DPP ASPPI, Azwani Awi (Popon), menjelaskan konsep baru ini adalah menciptakan rute wisata Medan – Karo – Danau Toba.

“Selama ini wisatawan langsung ke Danau Toba. Padahal Medan punya Kesawan dan kulinernya, Karo punya buah, bunga dan budaya. Kita ingin mereka menginap dulu di Medan dan Berastagi sebelum ke Toba,” kata Popon.

Sebelumnya, rangkaian JWB dibuka Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Senin (5/10/2026) malam. Rico mempromosikan Medan sebagai kota multikultural dengan destinasi Kota Tua Kesawan, Istana Maimun, Masjid Raya Al-Mashun, hingga Lapangan Merdeka.

Baca Juga :  Haornas 2026: Kejuaraan Catur SIWO PWI–STOK Binaguna Medan Siap Digelar

Salah satu buyer, H. Amsyal dari Widy Holidays, mengaku puas dengan penyelenggaraan. Menurutnya, melihat langsung destinasi jauh lebih meyakinkan daripada sekadar brosur.

“Kami jadi tahu hotel di Berastagi seperti apa, akses jalannya bagaimana, makanannya cocok tidak untuk tamu Malaysia dan Singapura. Ini penting untuk menyusun paket,” ucapnya.

Dengan skema baru ini, diharapkan okupansi hotel di Medan dan Karo meningkat dan lama tinggal wisatawan di Sumut bisa bertambah dari rata-rata 2 hari menjadi 4-5 hari.

Penulis : Yola Ginting

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Galang Kota Diverifikasi Menjadi Kampung Kreatif Sumut Berkah
Lom Lom Suwondo Apresiasi Kontribusi PWRI Deli Serdang Dukung Petani 
Asri Ludin Tambunan Gandeng Kejari Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah
Bupati Deli Serdang Resmikan Kampung Berkah Syahmad, Tingkatkan Kualitas Hunian dan Lingkungan Masyarakat 
Kajati Sumut Buka Aduan untuk Kepala Sekolah
Bawa Sabu 22,58 Gram, Pria 42 Tahun Ditangkap di Tanjungbalai
Unjuk Rasa di DPRD Sumut, Gerindra Janji Kawal Aspirasi
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Polresta Deli Serdang Beri Surprise HUT ke-81 TNI
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:09 WIB

JWB IV 2026: Medan dan Karo Dipromosikan Jadi Satu Paket Wisata Terintegrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Galang Kota Diverifikasi Menjadi Kampung Kreatif Sumut Berkah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Lom Lom Suwondo Apresiasi Kontribusi PWRI Deli Serdang Dukung Petani 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Asri Ludin Tambunan Gandeng Kejari Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Bupati Deli Serdang Resmikan Kampung Berkah Syahmad, Tingkatkan Kualitas Hunian dan Lingkungan Masyarakat 

Berita Terbaru