Pemkab Deli Serdang Hidupkan Lagi Permainan Tradisional Anak

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG , SSOL.ID -Di tengah meningkatnya penggunaan gawai di kalangan anak-anak, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong kembali permainan tradisional sebagai ruang bermain yang lebih interaktif sekaligus sarana mengenalkan budaya daerah kepada generasi muda.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Pekan Budaya Permainan Tradisional yang digelar Yayasan Laskar Pelangi Tanjung Rejo di Alun-alun Kecamatan Percut Sei Tuan, Desa Saentis, Sabtu (8/8).

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, mengatakan antusiasme masyarakat dan anak-anak dalam mengikuti permainan tradisional menjadi modal penting untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda budaya berkelanjutan di daerah itu.

“Antusiasme masyarakat dan anak-anak dalam mengikuti kegiatan tersebut menjadi modal penting untuk menjadikan permainan tradisional sebagai agenda budaya yang berkelanjutan di Deli Serdang,” ujar Asri Ludin.

Baca Juga :  Wali Kota Tanjungbalai Terima Kunjungan Audiensi Pengurus Pramuka Kwarcab Kota Tanjungbalai

Ia menyebutkan, kegiatan tersebut akan dikaji lebih lanjut. Jika mendapat respons besar dari masyarakat, pemerintah daerah berencana memasukkannya dalam anggaran APBD.

“Saya harap acara ini ke depan menjadi ikon Deli Serdang, tiap tahun diadakan pertandingan permainan tradisional,” katanya.

Pekan Budaya Permainan Tradisional berlangsung selama dua hari, mulai 8 hingga 9 Agustus 2026. Sejumlah permainan lama yang mulai jarang dimainkan anak-anak kembali diperkenalkan, seperti tarik tambang, terompah, pecah piring dan berbagai permainan lainnya.

Ketua Yayasan Laskar Pelangi Tanjung Rejo, Siddik Zailani, mengatakan kegiatan tahunan tersebut digelar untuk menjaga keberadaan permainan tradisional sekaligus mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap gawai.

Baca Juga :  Disegel Pemkab, Ratusan Siswa Al-Washliyah Deli Serdang Belajar di Luar Gedung

“Kegiatan ini menjadi upaya agar anak-anak kembali mengenal permainan yang melibatkan interaksi langsung, bukan hanya menghabiskan waktu dengan gadget,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah II Sumatera Utara melalui Dana Indonesiana.

Pamong Budaya Ahli Pertama BPK Wilayah II Sumut, Windra Adi Purba, mengatakan kegiatan itu merupakan salah satu bentuk pelestarian kebudayaan, khususnya permainan tradisional yang mulai tergerus perkembangan zaman.

Ia menjelaskan, Yayasan Laskar Pelangi mendapat mandat sebagai penerima stimulus Dana Indonesiana untuk mendorong pengembangan permainan tradisional.

Menurutnya, masih banyak potensi budaya yang dapat dikembangkan dan dilestarikan, termasuk di Deli Serdang yang memiliki 168 cagar budaya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran Kunker ke Tapteng, Sibolga dan Tapsel Tinjau Lokasi Pasca Bencana
Kolaborasi Pemko dan Pemuda Berbicara: Wujudkan Tanjungbalai EMAS melalui Program P4GNPN
GM GRIB Jaya Madina Desak Kejari Periksa MJS Terkait Dugaan Korupsi Smart Village
Warga Tualang Perbaungan Sergai Keluhkan BPNT 2026 Diduga Tidak Tepat Sasaran, Lurah Berikan Penjelasan
TAMPERAK Desak Audit Data dan Jejak Digital 377 Desa Terkait Dana Desa
1.370 Anak Putus Sekolah di Madina, HMI Cabang Mandailing Natal Soroti Konsistensi Pemerintah
Bupati Madina Diminta Tindak Rangkap Jabatan PPPK dan Anggota BPD di Lubuk Apundung I
Walikota Mahyaruddin Salim Letakkan Batu Pertama Rehab Gedung RSUD dr Tengku Mansyur Tanjungbalai
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:05 WIB

Wapres Gibran Kunker ke Tapteng, Sibolga dan Tapsel Tinjau Lokasi Pasca Bencana

Jumat, 4 September 2026 - 05:52 WIB

Kolaborasi Pemko dan Pemuda Berbicara: Wujudkan Tanjungbalai EMAS melalui Program P4GNPN

Kamis, 3 September 2026 - 16:44 WIB

GM GRIB Jaya Madina Desak Kejari Periksa MJS Terkait Dugaan Korupsi Smart Village

Kamis, 3 September 2026 - 12:19 WIB

TAMPERAK Desak Audit Data dan Jejak Digital 377 Desa Terkait Dana Desa

Kamis, 3 September 2026 - 12:17 WIB

1.370 Anak Putus Sekolah di Madina, HMI Cabang Mandailing Natal Soroti Konsistensi Pemerintah

Berita Terbaru