MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Ditegah hirupikuk perayaan Partai Gerindra Sumatera Utara memantik tanda tanya besar. Hingga kini, petinggi Gerindra Sumut belum memberikan penjelasan terkait dugaan skandal yang menyeret salah satu kadernya berinisial AW yang juga diketahui menduduki jabatan strategis sebagai Direktur Utama salah satu BUMD Provinsi Sumatera Utara.
AW diduga menghamili seorang perempuan. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi baik dari yang bersangkutan maupun dari pihak Partai yang menaunginya.
Upaya konfirmasi telah dilakukan wartawan suarasumutonline kepada Ade Jona selaku salah satu petinggi Gerindra Sumut. Pesan singkat yang dikirimkan sejak malam (8/2) sampai berita ini disiarkan belum mendapat jawaban. Sikap diam ini justru memunculkan spekulasi di tengah masyarakat.
Publik mempertanyakan, mengapa partai sebesar Gerindra memilih bungkam terhadap isu yang menyangkut moral kader sekaligus pejabat publik. Apalagi, jabatan Dirut BUMD yang diemban AW bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat dan pengelolaan keuangan daerah.
Pengamat menilai, keheningan partai bisa saja merupakan strategi menunggu kejelasan fakta. Namun di sisi lain, sikap tersebut berpotensi mencederai kepercayaan publik jika dibiarkan berlarut-larut tanpa penjelasan.
“Jika benar ini hanya isu, partai seharusnya segera meluruskan. Tapi jika ada persoalan serius, publik juga berhak tahu bagaimana sikap dan langkah partai,” ujar seorang Maruli harahap koordinator Jaringan Pemuda Nusantara, Senin ( 9/2).
Kasus ini menjadi ujian transparansi dan komitmen etika politik Partai Gerindra, khususnya di Sumatera Utara. Hingga kini, hak jawab dari DPD Gerindra Sumut masih ditunggu.
Penulis : Yuli









