MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – DPP Partai Golkar telah menetapkan jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) ke-11. Kegiatan ini akan diselenggarakan mulai Sabtu, 31 Januari hingga Senin, 2 Februari 2026, di Kota Medan.
Ketetapan tersebut tercantum dalam Surat DPP Partai Golkar Nomor B-930/DPP/GOLKAR/I/2026, yang ditandatangani Wakil Ketua dan Sekretaris DPP, Kahar Muzakir dan Sarmujidi, di Jakarta pada 21 Januari 2026, dan ditujukan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumut.
Dalam surat itu, DPP Golkar menekankan bahwa penjadwalan Musda berpedoman pada peraturan dan ketentuan organisasi yang berlaku, termasuk keputusan Musyawarah Nasional XI Partai Golkar Tahun 2024 Nomor VII/MUNAS-XI/GOLKAR/2024 tanggal 21 Agustus 2024 tentang Program Umum Partai.
Pelaksanaan Musda juga mendasar pada Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor M.HH-3.AH.11.03 Tahun 2024 tanggal 22 Agustus 2024 tentang pengesahan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar, serta Petunjuk Pelaksanaan DPP Golkar Nomor JUKLAK-2/DPP/GOLKAR/IV/2025 tanggal 29 April 2025 tentang penyelenggaraan musyawarah partai di daerah.
Surat itu juga mengacu pada Surat Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Sumut Nomor B-7/GK-SU/I/2026 tanggal 17 Januari 2026 mengenai permohonan persetujuan pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Sumut.
Sekretaris Jenderal DPP Golkar, Muhammad Sarmuji, menegaskan bahwa pelaksanaan Musda ke-11 di Sumut harus diselenggarakan secara tertib dan sesuai mekanisme organisasi yang berlaku.
“DPP telah menyetujui dan menetapkan Musda ke-11 Partai Golkar di Provinsi Sumatera Utara mulai 31 Januari hingga 2 Februari 2026 di Kota Medan, dengan tetap berpegang pada peraturan dan tata cara organisasi yang berlaku,” kata Sarmuji (24/1).
Menanggapi keputusan DPP, Ketua Harian DPD Golkar Sumut, Yasyir Ridho Lubis, mengajak seluruh kader menyambut Musda ke-11 dengan kedewasaan dan semangat kebersamaan.
“Musda adalah mekanisme organisasi bersama dan telah menjadi tradisi di Partai Golkar. Kita harus menyikapinya secara positif,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa Musda ke-11 harus dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas dan persatuan kader dalam menghadapi agenda politik ke depan.
“Mari kita jadikan Musda ini sukses dengan penuh semangat persatuan, sukacita, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan yang menjadi ciri khas Partai Golkar,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Ketua DPD Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, membenarkan bahwa surat persetujuan dari DPP telah diterima. Surat ini akan menjadi dasar bagi DPD Golkar Sumut untuk melanjutkan persiapan Musda ke-11.
“Surat izin Musda dari DPP sudah dikeluarkan. Kami akan mengikuti dan menyesuaikan seluruh proses dengan arahan yang terdapat dalam surat tersebut,” ujar Doli saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1)
Meski demikian, ia menyatakan bahwa detail mengenai lokasi dan mekanisme Musda ke-11 masih dalam pembahasan internal sesuai pedoman DPP Golkar.
“Detail teknis tempat dan mekanisme masih dalam pembahasan dan akan sepenuhnya selaras dengan arahan DPP Partai Golkar,” jelasnya.
Ia menegaskan, DPD Golkar Sumut berkomitmen menyelenggarakan Musda ke-11 secara tertib, demokratis, dan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
“Kami ingin Musda ini berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa Golkar Sumatera Utara menuju solidaritas, kekuatan, dan prestasi yang lebih besar,” ujarnya.
Penulis : Yuni









