MEDAN, SUARASUMUTONLINE. ID – Pimpinan Bank BRI Unit Menteng jalan Panglima Denai no. 133 Medan Tenggara kecamatan Medan Denai, diminta segera mengevaluasi semua pegawainya di Unitnya tersebut.
Pasalnya, Bank BRI sebagai Bank Milik negara yang seharusnya mengedepankan keramah tamahan dan pelayanan publik di anggap gagal melaksanakan nya karena perbuatan oknum yang ada di Bank tersebut, Jumat (2/1).
Seperti Yang terjadi pada salah satu nasabah di Bank tersebut atas nama LN (45) Warga Panglima Denai Medan yang mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari security dan costumer servis Bank BRI Unit Menteng Medan.
” Tadi saya awalnya mau tarik tunai, terus karena saya lihat bank sudah buka, saya pun berniat untuk menukar kartu ATM saya yang sudah rusak. Lalu saya di datangi oleh security yang bertanya apa yang bisa dibantu. Kemudian saya bilang mau ganti ATM karena rusak, tapi saya tidak bawa buku tabungan. Tapi pakai Brimo (BRI mobile) dan biasanya untuk semua pelayanan bisa pakai Brimo. Dengan ketus security nya pun bilang gak bisa tapi coba lah ke costumer servis, sambil bertanya ketus ATM siapa ini rupanya, kok gak ada buku tabungan, mana Brimo nya biar saya cek nomor rekeningnya sambil memijit layar handphone saya tanpa izin, ” ujar LN pada suarasumutonline.id.
Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa perlakuan selanjutnya dari costumer servis justru yang membuatnya sakit hati. Begitu masuk dan mau menjumpain Costumer servis langsung di sambut kata-kata, ” Mau apa” Sambil melihat LN dari ujung kaki hingga ujung kepala.
” costumer servis atas nama Anggie itu lebih parah, melihat saya dari ujung kaki sampai ujung kepala dengan muka sinis sambil bilang mau apa? Tanpa mempersilahkan saya duduk. Tapi saya masih sabar, karna juga awalnya cuma mau ambil uang di ATM pakai Brimo, saya jelaskan mau tukar Kartu ATM karna kartu saya rusak, tapi saya gak bawa buku tabungan, dan punya Brimo, ” jelas LN
Bukanya pengertian yang dia dapatkan, malah jadi perdebatan.
” Si Anggie ini pun langsung bilang, gak bisa ganti kartu, masak punya kartu ATM tapi gak punya buku tabungan. Padahal saya tidak ada bilang kalau buku tabungan nya gak ada saya bawa, tinggal di rumah. Tapi dengan ketus dan wajah sinis ia tetap bilang gak bisa walau punya Brimo, sambil pasang muka sinis seolah nyuruh saya pergi. Tapi saya masih sabar dan bilang apa syarat ganti kartu. Dia bilang saya harus balik lagi bawa buku tabungan dan KTP, ” Katanya.
Padahal pada beberapa transaksi seperti pengecekan asuransi pendidikan anaknya beberapa waktu yang lalu cuma melalui aplikasi Brimo di cabang Bank BRI gagak hitam
” Padahal saya buka buku tabungan di Menteng ini, sunguh saya kecewa. Saya berharap pihak Management Bank BRI bis segera menertibkan dua oknum ini, terutama CS nya. CS itu harus ramah dan punya gestur tubuh yang bersahabat, memang pelayanan Bank Swasta juga yang betol, ” tutupnya.
Penulis : Yuli









