SIMALUNGUN, SUARASUMUTONLINE. ID – Kejadian tidak mengenakan terjadi di Ruang Rapat Pembahasan Bencana di Tapian Dolok Kabupaten Simalungun, selasa ( 16/12).
Trantip Kantor Camat Tapian Dolok atas nama Rusli melarang media untuk meliput kegiatan tersebut. Diketahui acara tersebut di hadirin oleh sekretaris daerah kabupaten Simalungun Andreas Simamora, camat tapian Dolok Nuraini Purba, Kades, Lurah dan perangkat pemerintah lainnya.
” Ini menjadi satu pertanyaan buat kita, mengapa rapat tersebut terkesan ditutup-tutupin, ada apa? padahal yang dibahas tentang bencana. Yang sudah menjadi berita nasional, ” terang wartawati Suarasumutonline.id nurleli.
Ia menjelaskan, kejadian berawal saat acara hendak dimulai, seperti di tempat-tempat lain. Kegiatan rapat pembahasan bencana ini biasanya terbuka untuk umum. Saat akan memasuki ruang rapat lengkap dihadiri oleh Sekretaris daerah kabupaten Simalungun Andreas S ,camat kecamatan Tapian Dolok Juraini purba,Trantib kecamatan Rusli ,dan satpam satpol PP Safari.
Seorang oknum Trantip atas nama Rusli mengusir nurleli yang akan meliput kegiatan tersebut.
” Ini merupakan penghalang-halangan tugas jurnalis yang jelas-jelas di lindungi oleh undang-undang pers nomor 40 tahun 1999. Padahal saya sudah tertib memasuki ruangan tersebut, isi absen, duduk tertip tanpa mengundang keributan apapun, Tiba-tiba saya di usir sama oknum Trantip atas nama Rusli, seraya mengatakan ibu keluar saja, tidak perlu meliput acara ini, acara ini tertutup untuk umum, ” Tegasnya lagi.
Padahal acara rapat tersebut sangat penting karena tentang pembahasan bencana itu sangat penting untuk diekspos, agar masayarakat juga tahu, langkah apa yang telah dan akan dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Simalungun berserta jajarannya dalam penanganan bencana.
” perlu diketahui juga bahwa setiap insan pers dalam melaksanakan menjalankan tugas fungsinya berpegang teguh pada acuan etika dan amanah undang undang pers nomor 40 tahun 1999 setiap tugas pers menjalankan tugas fungsinya mandiri. hal ini harus menjadi perhatian serius Bapak Bupati Simalungun Dr Anton Saragih Bersama pihak terkait , ” tutup nya.
Penulis : Nurleli, SH









