Mahfud MD: Lebih dari 90 Persen Anggota Polri Masih Baik

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID-Komisi Percepatan Reformasi Polri melanjutkan rangkaian kunjungan ke berbagai daerah untuk menggali aspirasi publik terkait agenda reformasi institusi kepolisian. Pada Jumat (12/12), tim reformasi bertemu dengan para akademisi, tokoh masyarakat, praktisi hukum, dan elemen kampus di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU).

Mahfud MD, anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri yang hadir dalam pertemuan tersebut, menyampaikan kunjungan ini bertujuan menghimpun masukan dari berbagai kalangan sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan arah reformasi Polri.

“Saya bersama Jenderal (Purn) Ahmad Dofiri, didampingi pimpinan universitas, bertemu dengan elemen-elemen masyarakat untuk menyerap aspirasi tentang Reformasi Polri atau Percepatan Reformasi Polri,” ujar Mahfud di Gedung Fakultas Hukum USU.

Baca Juga :  Pemerintah Resmi Menetapkan 17 Oktober Sebagai Hari Kebudayaan Nasional

Menurut Mahfud, pertemuan tersebut memberikan banyak perspektif baru yang belum mereka temui di daerah lain. Seluruh peserta diskusi memiliki satu harapan besar, Polri harus menjadi institusi yang semakin baik, profesional, dan dipercaya masyarakat.

“Hal-hal baru banyak kami dapatkan di sini, dan semuanya ingin agar Polri itu menjadi lebih baik,” kata mantan Menko Polhukam RI tersebut.

Ia menjelaskan, diskusi juga menyentuh kondisi internal Polri. Dari total sekitar 467.000 personel, hanya sekitar 1.000 yang tercatat bermasalah. Artinya, lebih dari 90 persen anggota Polri dinilai masih menjalankan tugas dengan baik.

Baca Juga :  Prabowo Prioritaskan BBM Dan Listrik ke Lokasi Bencana

“Personel polisi ada 467 ribu orang, dan yang bermasalah tidak sampai 1.000 jika dihitung oknum. Karena itu, kita punya harapan besar bahwa lebih dari 90 persen anggota Polri dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucap Mahfud.

Mahfud mengakui belakangan ini muncul sejumlah kasus yang menjadi sorotan publik. Oleh karena itu, Komisi Percepatan Reformasi Polri ingin memastikan solusi atas berbagai persoalan tersebut dapat dirumuskan berdasarkan masukan dari seluruh lapisan masyarakat.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Defisit APBN Bayangi Target 3 Persen, Menkeu Buka Opsi Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis
Anies Baswedan Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace
Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Profesionalisme dan Kesehatan Ibu Anak di Indonesia
Putusan MK: Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana, Wajib Lewat Dewan Pers
Menkeu Purbaya Sebut Dana Pemulihan Bencana Sumatera Masih Nganggur Rp1,51 Triliun
Kejagung Mutasi 68 Pejabat, 43 Kepala Kejari Diganti Jelang Akhir 2025, Ini Daftarnya
Alasan Bahlil Copot Ijek
Sempat Terisolasi, Sistem Listrik Aceh Kembali Terhubung Jaringan Sumatera
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 19:39 WIB

Defisit APBN Bayangi Target 3 Persen, Menkeu Buka Opsi Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:50 WIB

Anies Baswedan Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace

Rabu, 4 Maret 2026 - 08:44 WIB

Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Profesionalisme dan Kesehatan Ibu Anak di Indonesia

Senin, 19 Januari 2026 - 19:48 WIB

Putusan MK: Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana, Wajib Lewat Dewan Pers

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:18 WIB

Menkeu Purbaya Sebut Dana Pemulihan Bencana Sumatera Masih Nganggur Rp1,51 Triliun

Berita Terbaru

Berita

Jabidi Ritonga : Perkuat Solidaritas dan Kaderisasi NU

Kamis, 19 Mar 2026 - 16:50 WIB