TAPANULI TENGAH,SUARASUMUTONLINE.ID – Debit Sungai Aek Sirahar di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), kembali dilaporkan meningkat pada Minggu malam. Kondisi air kini sudah memasuki pemukiman warga.
“Banjir bandang susulan kembali melanda Kota Barus. Air sudah mulai naik,” ujar Abdul Akhir Manullang, Minggu (7/12).
Abdul menyampaikan bahwa ia berada di Siabal-Abal, Kelurahan Pasar Batu Gerigis, Kecamatan Barus. Air yang mengalir cukup deras sudah merendam bagian teras rumah warga. “Ya Allah, bantu kami, lindungi kami ya Allah,” ungkapnya.
Ia menduga kenaikan air yang sudah memasuki rumah warga dipicu oleh longsor di atas turbin Pembangkit Listrik Tenaga Air Energi Sakti Sentosa (PLTA ESS) Sipulak, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).
“Mungkin daerah Ujung Batu, Bungo Tanjung, dan Kampung Mudik sudah parah ini. Siap-siap kian lari,” katanya.
Abdul berharap banjir yang datang tiba-tiba ini tidak seperti peristiwa banjir bandang pada 25 September 2025 lalu.
Sebelumnya diberitakan, Sungai Aek Sirahar yang mengalir ke wilayah Kecamatan Andam Dewi dan Barus mengalami kenaikan mendadak hingga dua meter pada Sabtu malam (6/12). Kenaikan debit dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tapteng sejak pukul 17.00 WIB.
Situasi tersebut membuat warga di kedua kecamatan waspada, terlebih setelah adanya informasi peringatan potensi banjir bandang dari Humas PLTA Energi Sakti Sentosa (ESS) Sipulak. Potensi tersebut disebabkan oleh longsor di atas turbin PLTA ESS Sipulak di Kecamatan Pakkat, Humbahas, yang lokasinya berada tepat di atas Kecamatan Andam Dewi dan Barus.
Penulis : Yuli









